Jokowi dan Jaksa Agung Sudah Sampaikan Eksekusi Mary Jane ke Presiden Filipina

- detikNews
Senin, 27 Apr 2015 20:06 WIB
(Mary Jane/reuters)
Jakarta - Presiden Jokowi sempat bertemu dengan Presiden Filipina Benigno Aquino III di sela pertemuan KTT ASEAN di Malaysia. Saat itu, Benigno meminta Jokowi mengampuni terpidana mati Mary Jane.

Jokowi pun bertanya kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi. Lalu Retno menghubungi Jaksa Agung HM Prasetyo yang menyampaikan bahwa proses hukum Mary Jane telah selesai.

"Saya sudah mendengar sendiri tadi ketika Menlu yang telepon Jaksa Agung dan Jaksa Agung sudah menyampaikan hal-hal yang perlu ke pemerintah Filipina terkait proses hukum Mary Jane," kata Kapuspenkum Tony T Spontana di kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (27/4/2015).

ā€ˇPihak kejaksaan pun menegaskan bahwa pelaksanaan eksekusi mati terhadap Mary Jane tetap dilakukan. Semua hak hukum yang diberikan pada Mary Jane telah dipenuhi.

Mary Jane dibekuk aparat pada 2011 dengan bukti 2,6 kg heroin saat memasuki Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta. Atas perbuatannya, 6 hakim dan 6 hakim agung di tingkat pertama, banding, kasasi dan PK menjatuhkan hukuman mati kepada Mary Jane.

Berdasarkan UU Mahkamah Agung dan UU Kekuasaan Kehakiman, PK hanya diberikan kesempatan sekali.

Saat ini para eksekutor telah siaga di Pulau Nusakambangan. Mary Jane juga telah masuk ruang isolasi di LP Besi, Pulau Nusakambangan.

(dha/bar)