Palsukan Oli Merek Terkenal, Rumah dan Gudang di Semarang Digerebek TNI

- detikNews
Kamis, 19 Mar 2015 12:25 WIB
(Foto: Angling Adhitya P/detikcom)
Semarang - Pabrik rumahan pembuatan oli palsu di Semarang digerebek anggota Kodim 0733 BS/Semarang, Den Intel Kodam IV/Diponegoro gabungan dengan unit Intel Kodim 0733 BS/Semarang. Ribuan botol oli palsu berbagai merek siap edar dan alat pengoplos diamankan.

Penggerebekan dilakukan sejak sekitar pukul 08.00 WIB diawali dengan mengungkap gudang penyimpanan di Jalan Beton Mas Utara, Kelurahan Panggung Lor, Kecamatan Semarang Utara nomor 147.

Dari gudang tersebut ditemukan ribuan oli palsu berbagai merek antara lain Yamalube, Mesran, AHM, Federal Oil, Shell, dan Castrol yang sudah dikemas kardus dan siap antar. Ribuan kardus kemasan juga didapati tertumpuk rapi.

Penggerebekan berlanjut ke rumah nomor 217 milik Handoyo. Rumah yang tertutup pagar tinggi itu ternyata merupakan tempat pengolahan oli palsu. Handoyo memproduksi oli palsu dari oli yang diduga bekas dan dicampur bahan kimia agar warnanya menyerupai asli.

"Isinya pake oli itu (di dalam drum). Diberi serbuk merah itu biar warnanya kayak asli," kata Handoyo saat digrebeg di rumahnya, Kamis (19/3/2015).

Sementara Handoyo dimintai keterangan, penggerebekan perlanjut di rumah di Jalan Kalimas 2 nomor 94. Rumah itu gerbangnya digembok dan pintunya tertutup rapat. Petugas terpaksa mendobrak rumah tersebut. Diduga beberapa orang yang ada di dalam rumah kabur dengan menaiki eternit.

Di dalam rumah tersebut ditemukan mesin Seri Body atau untuk menempel label pada botol. Ada juga mesin pengemas untuk mengikat tali pada kardus. Lembaran-lembaran label dan stiker juga menjadi barang bukti penggerebekan.

"Ini pakai botol bekas. Ini paling turun satu grade kualitasnya," pungkas Handoyo.

Pemeriksaan masih terus dilanjutkan kepada pemilik. Istri Handoyo sempat marah-marah kepada wartawan. Terlihat juga dua anggota kepolisian mengenakan kaos seragam berwarna kuning ikut mendata.

"Kita dapat info laporan masyarakat kendaraan mereka jadi macet setelah service. Dari info ini kita telusuri dengan personel kita baik dari intel Kodim dan Kodam. Ternyata ada pembuatan oli palsu. Ini barang bukti cukup banyak," kata Dandim 0733 BS Semarang Letkol Inf Muhammad Taufiq Zega.

Salah satu bengkel tempat penjualan oli palsu tersebut juga dicek. Bengkel itu berada di Jalan Telaga Mas No A 19.


(alg/try)