Ditilang karena Pakai Nopol Putih, Petani Ini Gugat Kapolri Rp 1 Miliar

- detikNews
Rabu, 11 Jun 2014 13:22 WIB
Jakarta - Seorang petani di Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat (NTB), Zainul Amri, ditilang karena memakai kendaraan roda empat dengan pelat nomor putih. Tidak terima, Amri menggugat Kapolri dkk sebesar Rp 1,1 miliar.

Kasus bermula saat Amri mengendarai mobil Mazda di Jalan Hasanuddin atau di depan Polres Sumbawa pada 4 Agustus 2012 malam. Polisi lalu memberhentikan dan menilang Amri karena kendarannya memakai nopol pelat putih DK 573 XX. Atas hal itu, Amri lalu menunjukan Surat Tanda Coba Kendaraan (SCTK) yang dia pegang. Namun alasan itu ditolak dan Amri tetap ditilang.

"Saya meminta kebijakan Kasatlantas untuk mengganti pasal pelanggarannya dan memohon kendaraan surat-surat diganti SCTK karena mau pulang tetapi Kasatlantas tetap tidak mau," kata Amri seperti dilansir website MA, Rabu (11/6/2014).

Tidak terima, Amri lalu menggugat Kapolri, Kapolda NTB dan Kapolres Sumbawa lewat jalur praperadilan. Dalam gugatan itu, Amri meminta ganti kerugian materiil sebesar Rp 11,7 juta dan immateril Rp 1,1 miliar.

Namun gugatan ini tidak diterima PN Sumbawa Besar. Sebab penilangan kepada Amri bukanlah tindakan dalam lingkup proses penyidikan sebagaimana diatur dalam Pasal 77 KUHAP yang bisa digugat lewat praperadilan. Sebab penilangan tersebut diatur tersendiri di UU tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Menyatakan permohonan tidak diterima," putus majelis hakim yang diketuai M Nur Salam dengan anggota Nur Salam dan Suhaedi Susantono.



(asp/nrl)