Pesawat MAS MH370 Hilang

Belum Ada Permintaan Baru dari Malaysia, TNI AU Fokus Sisir Selat Malaka

- detikNews
Minggu, 16 Mar 2014 08:20 WIB
Jakarta - Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menyatakan adanya dugaan posisi terbaru Pesawat Malaysia Airlines MH370 dalam dua koridor. Strategi pencarian pun diubah. Namun TNI AU belum mendapatkan permintaan terbaru itu.

"Saya tahu itu sudah disampaikan PM Malaysia. Tapi kami saat ini masih fokus sesuai permintaan di Selat Malaka," ujar Kadispen TNI AU Marsekal Pertama Hadi Tjahjanto dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (15/3/2014).

Fokus penyisiran di Selat Malaka itu, lanjut Hadi, di wilayah utara Aceh. Hasil pencarian terakhir pada Sabtu kemarin, belum ada tanda-tanda adanya jejak-jejak pesawat tersebut.

Hadi mengatakan, penyisiran itu dilakukan berdasarkan permintaan Malaysia kepada Panglima TNI yang diteruskan ke TNI AU. Mengenai data terbaru yang diungkapkan oleh PM Najib, TNI AU belum menerimanya.

"Sampai saat ini belum ada. Itu kan masih spekulasi pemerintah Malaysia. Kecuali di sana ditemukan sinyal," ujar Hadi.

Operasi pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 kini memasuki fase baru berdasarkan data satelit baru yang diterima. Pencarian di sekitar wilayah Laut China Selatan pun dihentikan.

Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak menyampaikan, ada dua koridor baru yang terbaca dari radar militer mengenai pergerakan pesawat.

"Koridor utara yang bergerak dari perbatasan Kazakhstan dan Turkmenistan menuju Thailand utara, atau koridor selatan yang bergerak dari Indonesia menuju Samudera Hindia bagian selatan," papar Najib dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Sama Sama, Kuala Lumpur hari ini.

Menurut Najib, berdasarkan data satelit, komunikasi terakhir pesawat MH370 dengan satelit adalah di salah satu dari dua koridor tersebut. Operasi pencarian pun kini akan difokuskan pada kedua koridor itu.



(fjr/fjp)