Keluarga Korban Menuntut Tangggung Jawab Pengemudi Grand Livina

- detikNews
Minggu, 04 Agu 2013 17:24 WIB
Foto: David/detikcom
Jakarta - Keluarga Trirandi Yumansyah atau Randi (23), tak mengira niat anaknya membagikan santap sahur malam tadi justru berujung ditabrak oleh mobil di kawasan Senen, Jakpus. Keluarga Randi berharap pengemudi bertanggungjawab.

"Pastinya harus tanggungjawab, nengok atau bagaimana karena ini dtabrak, ya minimal keluarga dia datang," kata kakak perempuan Randi yang enggan ditulis namanya saat ditemui detikcom di RSPAD Gatot Subroto, Jakpus, Minggu (4/8/2013).

Randi mengalami luka di wajah, lengan kanan, jari dan sedikit pendarahan di kepala akibat ditabrak Grand Livina saat mengikuti Sahur on the Road. Randi masuk ruang perawatan RS RSPAD setelah sebelumnya di UGD.

Menurut kakak Randi, ia sempat bertemu dengan sang pengemudi Grand Livina saat akan melihat kondisi motor adiknya di Dirlantas, namun pengemudi seperti tak menunjukkan niat tanggungjawab.

"Dia bilang maaf nggak sengaja. Ini ditabrak sampai ada yang meninggal cuma bilang maaf nggak sengaja," ucapnya.

Randi hingga saat ini belum banyak bicara, ia tampak masih syok akibat ditabrak dan rekannya meninggal satu orang. Baik polisi maupun pengemudi belum ada yang menemui Randi untuk membicarakan kasus ini.

"Kita belum tahu kronologi lengkapnya karena polisi juga belum tanya kabar," tuturnya.

Sebelumnya, Nissan Grand Livina menabrak 5 orang yang tengah menepi saat menggelar Sahur on the Road di fly over Senen, Jakpus, sekitar pukul 02.05 WIB. Korban meninggal diketahui bernama Regi Ahmad Soleh (23) warga Cipinang. Sedangkan korban luka selain Randi yaitu Andro W Bagus (25), Ahmad Suryadin (23) dan Dona Nuryana (14).


(bal/van)