Evakuasi Korban Banjir 'Tsunami' di Plaza UOB Dilanjutkan Pukul 7 Pagi

- detikNews
Sabtu, 19 Jan 2013 03:01 WIB
Proses evakuasi di UOB (Foto: detikcom)
Jakarta - Proses evakuasi korban yang terjebak di dalam basement gedung Plaza UOB akibat terjangan banjir dihentikan sementara. Proses evakuasi akan dilanjutkan Sabtu (19/1) pagi.

"(Evakuasi dilanjutkan) Sepagi mungkin. Mungkin ya pukul 07.00 WIB," ujar Kapolsek Tanah Abang AKBP Suyudi kepada detikcom, di depan gedung Plaza UOB, Jalan MH Thamrin, Jakpus, Sabtu (19/1/2013) dini hari.

Pantauan detikcom, proses evakuasi sudah dihentikan. Penghentian dilakukan sejak pukul 01.00 WIB tadi. Beberapa polisi sudah meninggalkan lokasi. Begitupun dengan Tim SAR. Hanya beberapa yang masih berada di lokasi. Proses penyedotan air untuk dikeluarkan dari basement juga dihentikan sementara.

Suyudi mengatakan dua korban yang telah ditemukan Jumat (18/1/2013) kemarin saat ini masih berada di RS Abdi Waluyo.

"Mau dibawa ke RSCM besok (Sabtu). Sekarang masih di RS Abdi Waluyo," tutur Suyudi.

Seperti diketahui pihak manajemen Plaza UOB menyebut ada 4 karyawan terjebak banjir di basement pada Kamis (17/1) kemarin. Jumat (18/1) pagi seorang pekerja ditemukan dalam keadaan kaku dan dilarikan di RS Abdi Waluyo. Satu korban lainnya bernama Tito, ditemukan pukul 22.53 WIB tadi. Total, baru dua korban yang ditemukan.

Namun menurut Basarnas, korban yang terjebak di dalam basement kemungkinan bisa lebih dari 4 orang. Hal ini mengingat ada sekitar 200 mobil yang terendam di dalam basement tersebut.

"Kalau ada sopir yang tidur, ya �mungkin saja terjadi," kata Kahumas Basarnas Gagah Prakoso yang menyaksikan proses evakuasi di Gedung UOB, Jumat (18/1/2013) malam.

(rmd/rmd)