Menebak Alasan SBY Menunjuk Roy Suryo Jadi Menpora

- detikNews
Jumat, 11 Jan 2013 13:39 WIB
(Foto: Rivki-Detiknews)
Jakarta - Tak lama lagi Roy Suryo akan dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Apakah gerangan yang membuat Presiden SBY memilih Roy Suryo?

Nama Roy Suryo memang muncul di akhir-akhir menjelang SBY mengambil keputusan terkait pengisi kekosongan kursi Menpora. Sebelumnya muncul beberapa nama di internal PD yang masuk bursa calon Menpora.

Sederet tokoh muda dan berpengaruh muncul di bursa calon Menpora. Nama Wasekjen PD Ramadhan Pohan, Achsanul Qosasi, Ketua Departemen Pemuda dan Olahraga DPP PD Hans Silalahi, hingga Ketua Komisi X DPR Agus Hermanto muncul sebagai calon Menpora.

Di menit-menit akhir santer terdengar nama Ramadhan Pohan yang diusulkan Ketum PD Anas Urbaningrum dan Hans Silalahi yang didorong oleh Ketua Komisi Pengawas PD TB Silalahi menguat. Namun siapa sangka, Roy Suryo yang dikenal sebagai tokoh telematika dan duduk di Komisi I DPR yang dipilih SBY.

Pertanyaan besar muncul, kenapa Roy? Tentu saja Presiden SBY memiliki hak prerogatif untuk menunjuk dan melantik siapa pun menterinya. Namun menarik untuk menganalisa untung rugi mengangkat Roy menjadi Menpora.

Sejumlah sumber di internal PD mengatakan Roy Suryo mewakili loyalis Andi Mallarangeng di tubuh PD. Diangkatnya Roy diyakini bisa menjaga harmoni antar kekuatan di PD. Lantaran baik Anas maupun Marzuki Alie juga mengusulkan jagonya sebagai pengganti Menpora.

Mengangkat Roy menjadi Menpora juga meningkatkan perhatian masyarakat Yogyakarta terhadap PD. Lantaran adik Sultan HB X, GBPH Prabukusumo, telah mundur dari PD, setelah adanya ketegangan dengan pemerintah seputar UU Keistimewaan Yogyakarta. Masuknya Roy diyakini memperbaiki pandangan masyarakat Yogya terhadap PD sebagai partai pemerintah, apalagi UUK DIY juga telah disahkan.

Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indo Barometer M Qodari melihat pemilihan Roy Suryo sebagai Menpora memang didasari semangat membangun harmoni internal PD. Kalau saja Menpora yang ditunjuk SBY selain dari kubu Andi Mallarangeng, maka diprediksi bisa muncul konflik internal yang menguras energi di tengah kesiapan PD menghadapi Pemilu 2014.

Secara umur, Roy yang masih berusia 44 tahun masih cukup muda. Selama ini, Menpora juga diisi oleh politisi muda. Roy memang telah mengakui tak punya pengalaman cukup di bidang olahraga, tapi dia menjanjikan akan bekerja keras.

"Pintar dan multitalenta dan karena itu dianggap bisa cepat memahami isu olahraga dan pemuda. Wajah dan namanya juga sudah terkenal, memudahkan berkomunikasi dengan masyarakat dan media," kata Qodari.

Lalu apakah kumis Roy juga berpengaruh? Soal ini Roy telah menjawab. "Itu terserah SBY," kata Roy sembari tertawa, saat dikonfirmasi apakah Menpora harus berkumis, usai bertemu Presiden SBY di Istana Negara, pagi tadi.

(van/asy)