Janda Beranak Dua Ditangkap Polisi Karena Membuang Bayi Baru Lahir

- detikNews
Rabu, 03 Okt 2012 02:33 WIB
Garut, - Eti (35) warga Kampung Pasanggrahan, Desa Banyu Asih, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, harus berurusan dengan aparat Kepolisian Polsek Singajaya Garut karena telah membuang bayi yang baru dilahirkan. Eti membuang bayinya untuk menutupi aib hubungan gelapnya dengan seorang pria.

Kapolsek Singajaya, AKP Darto Mulyono, mengatakan terbongkarnya kasus buang bayi tersebut berkat kerjasama warga sekitar perbatasan Garut - Tasikmalaya dengan pihak Polsek Singajaya dan Polsek Taraju. Warga melaporkan adanya seorang janda beranak dua yang terlihat hamil, namun terakhir terlihat sudah normal tanpa adanya bayi di rumahnya.

"Kami bersama anggota Polsek Taraju langsung mendatangi rumah orang yang dimaksud tiada lain tersangka Eti, hasilnya memang benar yang bersangkutan diduga pelaku buang bayi," ujarnya, Selasa (2/10/2012) malam kepada wartawan.

Berdasarkan pengakuan, Eti membuang bayi perempuannya karena malu telah melahirkan dari hasil hubungan gelap. Dia malu melahirkan bayi dalam keadaan sudah tak memiliki suami selama 2 tahun.

"Jadi tersangka mencoba menutupi aib dengan membuang bayinya," ungkap Darto.

Darto menjelaskan tersangka Eti membuang bayi sesaat setelah dilahirkan pada hari Jumat (28/9) sekitar pukul 05.00 WIB, di sekitar Kampung Cisitu, Desa Pancasura, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut Jawa Barat. Selanjutnya 3 jam kemudian, sekitar pukul 08.00 WIB, bayi malang tersebut ditemukan warga dalam kondisi hidup.

"Beruntung bayi malang itu segera ditemukan, saat ini kondisi bayi sehat dirawat oleh warga " pungkasnya.



(trq/slm)