Foke: Kalau Pemimpin Tidak Bisa Baca Alquran, Bagaimana Memerintah?

Foke: Kalau Pemimpin Tidak Bisa Baca Alquran, Bagaimana Memerintah?

- detikNews
Sabtu, 15 Sep 2012 12:44 WIB
Jakarta - Saat berkampanye di kawasan Palmerah, Cagub DKI Jakarta Fauzi Bowo menyoroti seputar kemiskinan di Ibukota. Foke bilang selalu berpegang pada Alquran dalam mengemban tugasnya.

Foke berkampanye di hadapan ratusan orang di depan Mushola Mutjitaba, Kelurahan Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (15/9/2012).

Foke yang mengenakan kemeja warna putih dan celana hitam serta topi warna hitam bertuliskan Komando awalnya menyapa hangat warga Jati Pulo. Ia bahkan sempat memperagakan cara mencoblos pada Pilgub DKI Jakarta Putaran Kedua itu. Foke juga meminta warga mencoblos kertas bergambar Foke-Nara.

Ketika memberikan sambutan, Foke menegaskan dirinya selalu berpedoman kepada Alquran dalam setiap mengerjakan sesuatu.

"Bagi umat yang beriman dan bertakwa, seorang muslim harus punya pedoman berupa kitabullah. Jadi apa yang saya kerjakan selalu merujuk kitab Allah, yakni Alquran," ujar Foke.

Foke lalu membacakan surat Ad Dzariyat. "Di dalam harta yang kita miliki, ada hak bagi orang miskin. Kita wajib memikirkan orang miskin seperti di Jakarta," ujar dia.

"Kalau yang memimpin tidak bisa baca Alquran, bagaimana memerintah sesuai pedoman agama," lanjut Foke disambut tepuk tangan warga.

Foke berjanji akan bekerja keras untuk kesejahteraan warga Jakarta. "Besok, kita buktiin orang Jati Pulo tidak doyan pepesan kosong. Pilihlah kumis yang amanah, ini nggak bakalan kabur dari Jakarta," kata Foke.

"Saya tidak bisa menjanjikan hal-hal yang tidak bisa saya lakukan, ada yang di mana-mana bawa kartu, nggak tahunya kartunya pepesan kosong," ujar dia.

Acara juga dihadiri perwakilan dari Golkar, Demokrat, PAN dan PKS juga ikut menghadiri kampanye Foke. Mereka mengenakan identitas partai.




(aan/ndr)