Kabareskrim Tantang KPK Uji Kejujuran Soal Waktu Penyelidikan Simulator SIM

- detikNews
Jumat, 03 Agu 2012 15:04 WIB
Jakarta - Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Sutarman menantang KPK melakukan uji kejujuran soal tanggal penetapan dimulainya penyelidikan kasus simulator SIM. KPK mengaku bahwa mereka memulai menyelidiki sejak Januari 2012, sedang Polri baru pada bulan Mei.

"Penetapan yang duluan memang lewat tanggal tapi mengenai kejujuran siapa yang menulis tanggal tersebut itu yang harus kita uji," kata Sutarman di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (3/8/2012).

Sutarman menegaskan, pihaknya menemukan indikasi adanya kecurangan di kasus simulator SIM. Karena itu pihak kepolisian yang sudah melakukan penanganan pun akan tetap melanjutkan walau KPK bersikukuh.

"Saya tunduk pada UU No 8 tahun 1981 tentang KUHAP. Karena tidak ada 1 pasal pun saya bisa menghentikan penyidikan ini. Tidak ada 1 klausa pasal pun saya bisa menghentikan penyidikan yang sedang berjalan ini. Maka proses tetap akan saya jalankan," jelasnya.

KPK, seperti yang disampaikan Bambang Widjojanto menegaskan pihaknya sudah mulai melakukan penyelidikan sejak Januari 2012. KPK juga sudah lebih dahulu mengeluarkan penyidikan sejak 27 Juli. KPK sudah menetapkan tersangka mantan Kakorlantas Irjen Pol Djoko Susilo dan Wakakorlantas Brigjen Pol Didik Purnomo, serta pengusaha Budi Susanto dan Sukotjo S Bambang.

Sedang pihak kepolisian baru memulai penyelidikan pada Mei 2012 dan penyidikan sejak 31 Juli 2012. Polri kemudian juga menetapkan tersangka yakni Brigjen Didik, AKBP Teddy Rusmawan, Kompol Legimo, dan pengusaha Budi Susanto dan Sukotjo S Bambang.


(ndr/asy)