DetikNews
Selasa 06 May 2008, 08:00 WIB

Pengembangan Bandara Komersial Pondok Cabe Tak Gusur Pemukiman

- detikNews
Pengembangan Bandara Komersial Pondok Cabe Tak Gusur Pemukiman
Jakarta - Beberapa hari ini warga Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, sibuk memperbincangkan rencana Pemerintah Kabupaten Tangerang menyulap lapangan terbang Pondok Cabe menjadi bandara komersial.

Mereka layak bergosip karena khawatir pada keselamatan mereka. Selama ini, setidaknya sudah ada 2 pesawat ringan yang terbang dari lapangan udara itu jatuh menimpa pemukiman. Dan sekarang kok akan ada 'pesawat betulan' yang melintasi rumah mereka.

Selain alasan keselamatan, mereka juga khawatir pengubahan peruntukan itu akan menyebabkan mereka tergusur dari pemukiman mereka.

Samudra Sukardi, Managing Partner Pemkab Tangerang yang berhubungan dengan Aviation Agencies Australia (AAA), lembaga Australia yang siap menginvestasikan duit US$ 150 juta untuk mengembangkan Bandara Pondok Cabe, memastikan bahwa tidak akan ada penggusuran warga di sekitar lapangan undara Pondok Cabe.

"Dikembangkan ke arah jalan, lapangan golf. Nggak ada penggusuran," tegasnya kepada detikcom<\/strong>, Senin (5\/5\/2008) petang.

Dari kajian yang dilakukannya, perubahan itu sudah sesuai dengan Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan (KKOP) dari Departemen Perhubungan.

Lapangan golf itu dipisahkan oleh jalan umum. Nah, nantinya jalan itu disulap menjadi underpass.

"Bagian jalan yang terkena pelebaran bandara, bisa dilewatkan bawah," ujarnya.

KKOP itu, lanjut eks Dirut Pelita Air Service -- anak perusahaan Pertamina -- sudah termasuk pengkajian keselamatan di wilayah udara maupun di darat. KKOP itu disetujui dan ditandatangani Menhub pada Juli 2007.

"Master plan Pemda Tangerang pun sudah dijadikan airport," ujar Samudra.

Laporan-laporan media massa menyebutkan keseriusan Pemkab Tangerang lapangan udara Pondok Cabe sebagai boutique airport. Pembangunan akan dimulai pada 2009 dengan kapasitas bandara sekitar 20 unit pesawat berjenis pesawat Boeing 737, Airbus 320, dan helikopter yang melayani penerbangan domestik.

Nilai investasi untuk mengembangkan lapangan terbang yang berada di ataslahan tanah milik PT Pertamina tersebut diperkirakan US$ 100 juta.

Panjang landasan pacu yang saat ini 2.200 meter akan ditingkatkan menjadi 2.500 meter dengan luas total lahan mencapai 161 hektar dari luas sekarang 116 hektar.

Bandara ini akan dilengkapi lahan parkir, hotel, pusat perbelanjaan, katering, akademi penerbangan, dan fasilitas pelayanan publik lainnya.

Bupati Tangerang Ismet Iskandar juga berencana membangun akses jalan ke bandara ini. Salah satunya dengan menggabungkan 3 ruas tol dari tol Sedyatmo, tol Pondok Indah, dan tol Cinangka, Depok. Akses jalan ke bandara ini juga akan diperlebar.

Selama ini lapangan udara Pondok Cabe digunakan untuk perawatan pesawat Pelita Air, hanggar Polisi Udara dan TNI dan untuk olahraga dirgantara.

Ingin berdiskusi soal rencana penyulapan ini? Silakan berpendapat di detikForum<\/a>.



(nwk/nrl)
Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam", Senin sampai Jumat pukul 00.30 - 01.00 WIB, hanya di Trans TV
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed