DetikNews
Jumat 19 Agustus 2016, 12:35 WIB

Mendikbud: Full Day School Dongkrak Pendidikan Kita yang Masih Rendah

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Mendikbud: Full Day School Dongkrak Pendidikan Kita yang Masih Rendah Mendikbud Muhadjir Effendy/ Foto: Dikhy Sasra
Jakarta - Saat menghadiri Rapat Kerja Nasional PP Muhammadiyah dan Aisyiyah, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy kembali singgung soal full day school. Menurutnya di hadapan peserta Rakernas yang rata-rata guru di sekolah Muhammadiyah dan Aisyah, full day itu adalah cara pemerintah mendongkrak pendidikan yang masih rendah.

"Full day itu sebenarnya pendidikan karakter. Itu pilihan kita menambah jam belajar di sekolah. Kemudian diisi dengan aktivitas-aktivitas macam-macam. Full day adalah cara mendongkrak sistem pendidikan kita yang masih rendah," Muhadjir Effendy di Hotel Grand Cempaka, Jalan Letjen R Soeprapto, Jakpus, Jumat (19/8/2016).

Mendikbud buka rakernas PP Muhammadiyah/ Yudhis detikcom


Muhadjir kemudian meminta dukungan dari Muhammadiyah dan Aisyiyah yang sudah menerapkan full day lebih dulu. "Saya yakin Muhammadiyah tidak akan meninggalkan saya. Muhammadiyah itukan tidak hanya full day tapi full day night," lanjutnya.

Full day school, tambah Muhadjir juga berdampak bagus bagi sekolah-sekolah swasta. Menurutnya jika full day ini sukses maka status sekolahnya akan ditingkatkan.

"Kalau ini memang base practicenya bagus kenapa tidak. Kalau swasta mengalami dampak bagus dengan full day ini, kenapa tidak kita naikkan statusnya," ucap Muhadjir.

Saat ini setelah dirinya memberikan penjelasan ke berbagai pihak, full day mulai diterima di beberapa kalangan. Full day menurut Muhadjir akan terus dijalankan.

"Ini untuk Indonesia yang menjadi bangsa yang mampu bersaing. Ini tetap jalan terus. Saya juga lobi DPR. KPAI juga sudah mulai berubah. Suaranya tidak fals lagi," imbuhnya.

Muhadjir juga menolak jika dirinya melakukan eksperimen ke siswa SD dan SMP terkait full day ini. "Tidak jauh-jauh. Keluarga saya juga sudah saya eksperimen soal full day. Satu anak saya di sekolahkan ke Muhammadiyah satu lagi ke NU. Itu full day. Banyak sekali kepribadian anak yang bisa dipetik dari full day," tutup Muhadjir.
(yds/rvk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
BERITA TERBARU +