DetikNews
Minggu 21 Februari 2016, 14:54 WIB

Masa Sosialisasi, Supermarket di DKI Masih Ada yang Gratiskan Tas Plastik

Nograhany Widhi K, Ahmad Masaul Khoiri - detikNews
Masa Sosialisasi, Supermarket di DKI Masih Ada yang Gratiskan Tas Plastik Foto: Ahmad Masaul Khoiri (detikcom)
Jakarta - Hari ini berbelanja di supermarket atau mini market dikenakan charge Rp 200 untuk satu tas plastik. Beberapa supermarket masih menggratiskan tas plastik.

detikcom memantau 3 supermarket berjaringan di kawasan Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (21/2/2016). Supermarket Giant di ujung Jalan Mampang Prapatan terlihat belum memberlakukan biaya untuk tas plastik sebesar Rp 200.

Dua pengunjung Giant yang ditemui detikcom, Chairil (35) dan Yusuf (35) mengatakan tas plastik di supermarket itu masih gratis.

Chairil menunjukkan tas plastik belanjanya masih gratis (Foto: Masaul Khoiri)


"Belum berbayar ini," tutur Chairil sambil menunjukkan struk belanjanya.

Senada dengan Chairil, Yusuf juga mengaku belum ditawari kasir untuk menambah Rp 200 untuk tas plastiknya.

"Belum ada tertera pembayaran tas plastik. Tadi juga nggak ditawarin sama kasirnya," tutur Yusuf.

Selain di Giant, Superindo di Jalan Mampang Prapatan juga masih menggratiskan tas plastik. Hanifah (31) dan Aldi (35), konsumen yang ditemui detikcom di Superindo mengatakan hal itu.

"Belum ini, belum (bayar). Masih gratis," tutur Hanifah.



"Plastiknya dari sini (gratis)," timpal Aldi di tempat yang sama.

Sedangkan jaringan convenience store 7-Eleven di kawasan Mampang Prapatan sudah mengenakan biaya tambahan untuk tas plastik.



"Sudah per hari ini, per tanggal 21 (Februari 2016), sudah ada surat edaran juga dari pemerintah. Saya memberi tahu bahwa tas plastik sudah berbayar," jelas kasir 7-Eleven yang ditemui detikcom.

Sementara General Manager CSR & Corporate Communication PT Hero Group Indonesia, Natalia Lusnita mengatakan pihaknya baru mengadakan uji coba di 7 kota di Indonesia dulu mengenai plastik berbayar ini.

"Sebagai awal uji coba kami menerapkan ini di 7 kota terlebih dahulu yaitu Depok, Bekasi, Bandung, Balikpapan, Palembang, Makassar dan Tangerang Selatan," jelas Natalia dalam keterangan tertulis yang dikonfirmasi detikcom hari ini.

Dari 7 kota, Jakarta belum termasuk yang diujicobakan tas plastik berbayar. Hero Group yang membawahi jaringan toko ritel Hero Supermarket, Giant, Guardian dan Starmart ini menetapkan harga kantong plastik untuk semua jenis ukuran di Rp 200 per lembarnya.

Sedangkan Sekjen Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Solihin, mengatakan sekitar 100 jaringan ritel yang menjadi anggotanya menerapkan tas plastik berbayar dalam rangka sosialisasi selama 3 bulan ke depan.

"Hari ini mulai dicanangkan sampai 3 bulan ke depan, semacam sosialisasi pada masyarakat atau konsumen atas program tersebut. Jadi di 22 kota dan 1 provinsi DKI. 22 Kota itu termasuk Palembang, Makassar, Bandung, Surabaya, Samarinda," jelas Solihin ketika dikonfirmasi detikcom.

Aprindo menerapkan hal ini karena kesepakatan dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk mengurangi sampah plastik.

"Sekali lagi kesepakatan kita dengan Kementerian Lingkungan Hidup program mengurangi sampah kresek per hari ini para anggota Aprindo untuk menawarkan plastik berbayar, tapi ini sosialisasi. Ini program pemerintah, diharapkan seluruh masyarakat Indonesia mendukung program ini, karena hampir di semua bendungan, kali mayoritas sampahnya itu kantung plastik," jelas pria yang juga menjabat Corporate Affair Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk yang membawahi jaringan Alfamart dan Alfamidi ini.
(nwk/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed