detikNews
Minggu 31 Januari 2016, 12:04 WIB

Jemput Dita yang Mabuk, Masinton: Aku Habis Ada Kegiatan Resmi

M Iqbal - detikNews
Jemput Dita yang Mabuk, Masinton: Aku Habis Ada Kegiatan Resmi Foto: Masinton Pasaribu (Ari/detikfoto)
Jakarta - Anggota Fraksi PDIP Masinton Pasaribu menyebut stafnya Dita Aditia Isnawati, sedang mabuk saat dijemput sebelum ada insiden pemukulan yang membuat Masinton dilaporkan ke Bareskrim Polri. Dari mana Masinton malam itu??

"Aku habis dari kegiatan, dari acara apa ya. Aku masih pakai baju resmi, batik," ucap Masinton saat dihubungi, Minggu (31/1/2016).

Masinton bercerita, malam sekitar pukul 22.00 WIB pada dua pekan yang lalu itu, dia berada di mobil bersama seorang Tenaga Ahli (TA) bernama Abraham Leo Tanditasik, dan sopir bernama Husni. Di tengah perjalanan, Abraham dihubungi Dita yang meminta dijemput di Cikini karena mabuk. Mobil pun melaju menuju lokasi di mana Dita ingin dijemput.

Baca juga: Bantah Aniaya Staf Ahli, Masinton: Dia Mabuk, Kena Tangan Supir

"Aku nggak ngerti di dalam (bar tempat Dita mabuk -red). Aku di mobil saja, ngerokok dengan TA-ku di samping mobil," terang anggota komisi hukum DPR RI itu membantah masuk bar dan ikut mabuk.

Dita lalu datang dan duduk di depan samping sopir. Di belakang, ada Masinton dan Abraham. Saat itu, Dita meminta kepada sopir yang mengemudi, agar membawakan mobil miliknya yang diparkir di kantor NasDem. Dita memang anggota NasDem yang menjadi staf ahli Masinton di DPR.

Masinton mengizinkan agar sopirnya yang bernama Husni itu membawa mobil Dita. Maka posisi sopir di mobil Masinton digantikan oleh Abraham Leo. Masinton tetap duduk di bangku belakang dan Dita di samping sopir.

Baca juga: Ini Penjelasan TA Masinton Soal Laporan Penganiayaan Dita ke Bareskrim

Menurut Masinton, selama di mobil itu Dita masih dalam kondisi mabuk. Berteriak histeris, membesarkan volume tape, hingga terjadi insiden dia tiba-tiba menarik setir mobil saat mobil melaju.

"Tiba-tiba setirnya ditarik, kaget dong sopir aku yang bawa mobil. Tangannya ditepak karena mobil tiba-tiba ngerem. Dia (Abraham) reflek kena wajahnya (Dita)," ucap Masinton.

Akibatnya, Dita mengalami lebam pada mata sebelah kanan. Dia divisum dan melaporkan dugaan penganiayaan yang dilakukan Masinton kepada Bareskrim Sabtu (30/1) malam tadi.

Cerita Masinton di atas berbeda dengan keterangan Sekretaris DPW NasDem DKI Wibi Andrino yang mendampingi Dita ke polisi. Menurutnya, di mobil hanya ada Masinton dan Dita. Mereka cekcok hingga terjadi pemukulan.




(miq/mad)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com