Bukan Rp 1,4 Triliun, Ahok Sebut Anggaran Siluman DKI Capai Rp 6 Triliun

Danu Damarjati - detikNews
Selasa, 01 Des 2015 09:37 WIB
Gubernur DKI Jakarta Ahok di Balaikota, jakarta (27/11/2015). Foto: Ari Saputra
Jakarta - Hasil penyisiran anggaran yang dicoret Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari rencana anggaran 2016 bukan hanya Rp 1,4 triliun. Dari hasil penyisiran anggaran siluman ditemukan ada duit Rp 6 trilun yang dianggap tidak sesuai.

"Dari yang kita sisir itu ada Rp 6 triliun lebih," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (1/12/2015).

Dari Rp 6 triliun itu, ada Rp 4 triliun lebih yang berhasil dialihkan alokasinya untuk anggaran yang lebih bermanfaat. Sisanya adalah anggaran yang digabungkan dari alokasi yang mirip satu sama lain.

"Rp 4 koma sekian triliun (hasil penyisiran yang berhasil dialihkan ke alokasi yang lebih penting)," sebut dia.

(Baca juga: Ahok Coret 'Anggaran Siluman' Rp 1,47 Triliun dari Rencana Anggaran 2016)

Ahok mengoreksi nominal Rp 1,4 triliun yang dinyatakan Sekretaris Daerah DKI Saefullah sebagai jumlah yang terkoreksi dari Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

"Bukan Rp 1,4 triliun loh, salah itu," kata Ahok.

Ahok mempermudah pemahaman, intinya DKI berhasil berhemat Rp 4 triliun. Dengan kata lain, bila penyisiran rancangan KUA-PPAS DKI 2016 tak dilakukan, maka DKI bisa boros Rp 4 triliun.

"Kita hemat Rp 4 triliun," kata Ahok.

(dnu/fdn)