detikNews
Selasa 17 November 2015, 10:31 WIB

Pencatutan Nama Jokowi-JK

Novanto Dilaporkan Catut Presiden, F-Golkar: Minta Maaf ke Rakyat!

M Iqbal - detikNews
Novanto Dilaporkan Catut Presiden, F-Golkar: Minta Maaf ke Rakyat! Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Ketua DPR Setya Novanto dilaporkan Menteri ESDM Sudirman Said ke MKD, karena disebut mencatut nama Presiden dan Wakil Presiden serta meminta saham terkait perpanjangan kontrak PT Freeport. Sekretaris Fraksi Golkar Bambang Soesatyo mendukung MKD bekerja profesional.

"MKD tidak boleh ragu untuk menuntaskan laporan tersebut, tapi juga harus adil dan bekerja sesuai fakta. Fraksi Partai Golkar mendukung sejauh itu untuk kebaikan DPR sebagai institusi yang perlu dijaga marwah dan kehormatannya," kata Bambang Soesatyo dalam pesan singkat, Selasa (17/11/2015).

Meski begitu, Bambang mengingatkan agar MKD juga cermat dalam meneliti dan menyelidiki laporan Sudirman Said, karena menurutnya laporan Sudirman itu juga ada nuansa politisnya selain masalah hukum.

"Rekaman itu perlu diverifikasi. Dan harus juga diungkap siapa yang merekamĀ  pembicaraan sensitif tersebut dan untuk tujuan apa," ujarnya.

"Kepada yang dimaksud namanya dalam laporan tersebut siapapun itu, segeralah meminta maaf kepada rakyat, khususnya kepada Jokowi dan JK yang seolah-olah dikesankan meminta bagian saham dari perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia tersebut," imbuhnya Bambang.



Laporan Sudirman Said itu diterima oleh pimpinan MKD pada Senin (16/11) kemarin. Dalam surat laporan tertera nama Ketua DPR Setya Novanto sebagai terlapor. Perkara yang jadi masalah adalah pertemuan Novanto dengan pengusaha dan pimpinan PT Freeport.

Dalam pertemuan itu dijanjikan penyelesaian perpanjangan kontrak PT Freeport dengan meminta saham sebesar 20 persen yang diklaim untuk Presiden dan Wapres. PT Freeport juga diminta menjadi investor di proyek listrik di Urumuka, Papua sambil meminta saham sebesar 49 persen.

Sementara MKD masih memproses laporan Sudirman Said dalam 14 hari ke depan untuk memverifikasi transkrip pembicaraan dalam pertemuan Novanto yang digelar di Pacific Place pada Juni lalu itu.
(bal/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com