detikNews
Kamis 12 November 2015, 14:25 WIB

Melalui Kopi Darat, PSI Hindari Kekakuan di Dunia Partai Politik

Idham Kholid - detikNews
Melalui Kopi Darat, PSI Hindari Kekakuan di Dunia Partai Politik Foto: Idham
Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) punya cara tersendiri untuk merangkul anak-anak muda. PSI menggelar acara Kopi Solidaritas sebagai pengenalan pengurus baru dan pre event menjelang setahun berdirinya PSI.

Acara Kopi Solidaritas itu dihelat di Plaza Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (12/11/2015) siang ini. Selain pengenalan 'personel' baru, jajaran DPP PSI juga membagi-bagikan kopi secara gratis kepada pengunjung.

Selain di Plaza Semanggi, Kopi Solidaritas juga dihelat di 4 tempat lainnya hari ini. Yaitu Pasar Festival, Sampoerna Strategic Square, Menara Jamsostek, dan Ciputra Mall Grogol.

Ketua Umum PSI Grace Natalie mengatakan, Kopi Solidaritas merupakan salah satu pre-event guna menyongsong pertemuan nasional seluruh jaringan PSI dari seluruh pelosok Indonesia, yaitu 34 propinsi dan 514 kabupaten/kota yang dinamai dengan 'Kopi Darat Nasional (Kopdarnas), yang dihelat di Jakarta Convention Center, Senin (16/11) mendatang.

"Sebagai partai anak muda kami menghindari istilah-istilah baku dan lama di dunia parpol dan ormas seperti rakernas, munas, kongres, muktamar dan lain sebagainya," katanya.

Selain itu, acara Kopi Solidaritas hari ini juga menjadi ajang memperkenalkan anggota baru, Nova Rini yang memutuskan bergabung dengan PSI. Nova Rini yang berlatar belakang jurnalis TV Nasional itu juga didapuk menjadi Ketua Panitia Kopdarnas PSI.

"Hari ini saya tidak bisa lagi sekedar membaca, bukan karena bosan atau menganggap membaca berita adalah pekerjaan yang tidak baik. Justru dari suara yang membacakan berita itulah saya tiba pada keputusan saya hari ini," ujar Nova dalam kesempatan yang sama.

"satu suara ini saya titipkan untuk jutaan anak dan perempuan Indonesia yang membutuhkan suara saya. Tapi saya yakin bersama Bro dan Sis di PSI, suara saya akan mendapatkan gema yang lebih besar, karena disana sudah menunggu suara-suara yang lain, yang berjuang dalam nada dan tempo yang sama," tandasnya.
(idh/van)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed