DetikNews
Kamis 08 Oktober 2015, 18:12 WIB

Bolehkah Ganti Toga Wisuda Jadi Peci? Menristek Dikti: Silakan

Baban Gandapurnama - detikNews
Bolehkah Ganti Toga Wisuda Jadi Peci? Menristek Dikti: Silakan Foto: Agus Siagian
Bandung - Mahasiswa Universitas Batam protes karena rektoratnya mengganti toga wisuda menjadi peci. Sebenarnya, bagaimana aturan penggunaan toga dalam proses kelulusan mahasiswa?

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhamad Nasir menjelaskan, tak masalah bila kampus mau mengganti toga wisuda dengan peci. Itu adalah muatan lokal yang didasari pada kebijakan masing-masing universitas.

"Itu muatan lokal. Apakah mau pakai sarunglah, wisuda urusannya dia," kata Nasir saat ditemui usai meninjau Bandung Command Center (BCC) di Balaikota Bandung, Jalan Wastukancana, Kamis (8/10/2015).

Menurut dia, tak ada aturan soal kewajiban penggunaan toga dalam wisuda. Dengan demikian, kebijakan kampus di Batam dalam prosesi wisuda menggunakan peci bukanlah sebuah persoalan.

"Silakan. Itu kreativitas dan inovasi masing-masing. Dia ingin menjadikan suatu yang unik, silakan. Yang penting proses pembelajarannya baik dan kualitasnya juga baik," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, ratusan calon wisudawan dan wisudawati dari Universitas Batam menggelar aksi unjuk rasa di kampus. Mereka menuntut pihak rektorat untuk mengubah kebijakan wisuda yang menggunakan peci, bukan toga. Para mahasiswa itu sempat membakar ban dan membakar sejumlah jas almameter di depan kantor rektorat Uniba.

"Kami hanya menuntut pihak rektorat untuk melakukan wisuda dengan menggunakan toga seperti biasanya, bukan menggunakan peci," ujar Arie, salah seorang calon wisudawan dari Fakultas Sistem Informasi.
(bbn/mad)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed