DetikNews
Sabtu 12 Jul 2014, 10:23 WIB

Golkar Akan Diambil Alih dari Tangan Ical Sebelum Pilpres?

- detikNews
Golkar Akan Diambil Alih dari Tangan Ical Sebelum Pilpres?
Jakarta - Gonjang ganjing melanda Golkar setelah Pilpres digelar. Hasil quick count sejumlah lembaga yang memenangkan pasangan Jokowi-JK menjadi pemicunya. Walau ada juga survei quick count yang memenangkan pasangan Prabowo-Hatta.

Poros muda Golkar menjadi titik awalnya. Mereka mulai bergerak meminta tiga anggota Partai Golkar yang dipecat karena mendukung Jokowi-JK yakni Nusron Wahid, Agus Gumiwang, dan Poempida Hidayatullah dipulihkan hak politiknya.

Poros muda Golkar ini kabarnya juga didukung sejumlah senior Golkar antara lain Ginanjar Kartasasmita dan Suhardimam. Yoris Raweyai, tokoh Golkar Papua disebut-sebut juga mendukung gerakan ini.

"Sebelum Oktober harus ada pergantian ketua umum, sehingga pimpinan DPR dapat ditentukan oleh pengurus DPP baru," terang penggalang poros muda Golkar, Indra J Pilliang, Sabtu (12/7/2014).

Artinya dengan pernyataan Indra itu, posisi ketua umum yang dijabat Aburizal Bakrie akan diambil alih. Indra menyebut akan segera digelar Munas untuk mewujudkannya. Deklarasi Munas akan dilakukan pada Senin (14/7).

"Iya benar, saya dengar ada senior yang melakukan itu di Tugu Proklamasi yang dipimpin oleh para senior-senior," tegas Indra.

Untuk pemenang resmi Pilpres harus menunggu pengumuman KPU pada 22 Juli. Tapi menarik mencermati babak selanjutnya dari episode 'gegeran' Golkar?


(fiq/ndr)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed