DetikNews
Selasa 18 Maret 2014, 13:15 WIB

Kisah Mobil Polisi yang 'Cerewet' Ingatkan Warga Patuhi Lalin di Banda Aceh

- detikNews
Kisah Mobil Polisi yang Cerewet Ingatkan Warga Patuhi Lalin di Banda Aceh Foto: Agus Setyadi/detikcom
Banda Aceh - Mobil patroli itu berjalan pelan melintasi jalan raya di Banda Aceh. Dari kejauhan, suara seorang lelaki terdengar jelas dari alat pengeras suara yang terpasang di bagian atas mobil. Kehadiran mobil bak terbuka ini hanya untuk mengingatkan para pengguna jalan di ibukota Provinsi Aceh.

Mobil itu adalah milik Direktorat Lalu Lintas Polda Aceh. Di kaca belakang mobil yang sudah dipasang alat pengeras suara tertera sebuah tulisan 'Ditlantas Meupep-pep' yang artinya 'cerewet'. Saban hari, mobil jenis double cabin ini melintasi seluruh jalan raya di Banda Aceh.

Polisi Meupep-pep diluncurkan Polda Aceh sejak 10 April 2013 silam. Kehadirannya mampu menekan angka kecelakaan di jalan raya dan menurunkan angka pelanggar lalu lintas. Hingga hampir setahun setelah peluncuran hanya AKBP Adnan, sendiri yang mampu menjadi polisi 'meupep-pep' di Aceh.

"Tujuan polisi meupep-pep (cerewet) ini untuk menyosialisasikan tentang pentingnya mematuhi aturan dalam berlalu lintas," kata Adnan saat ditemui detikcom di Mapolda Aceh, Jalan Teuku Nyak Arief, Banda Aceh, Senin (17/3/2014).

Menurut Adnan, sosialisasi yang dilakukan polisi meupep-pep sangat efektif karena tidak membutuhkan dana. Peluncuran program ini sendiri dilakukan mengingat masih tingginya angka kecelakaan di jalan raya saban hari. Sebenarnya, program ini dijalankan di seluruh daerah di Indonesia namun untuk Aceh memiliki nama tersendiri.

"Untuk Aceh diistimewakan sehingga diberi nama kedaerahan yaitu Meupep-pep yang artinya cerewet," jelasnya.

Nama meupep-pep sendiri diberikan oleh Brigjen Husein Hamidi yang waktu itu masih menjabat sebagai Wakapolda Aceh. Untuk peluncurannya di lakukan dihalaman Mapolresta Banda Aceh oleh Kapolda Aceh Irjen Herman Efendi.

Selama ini, kata Adnan, tingkat kepatuhan warga Banda Aceh dalam berlalu lintas sudah sangat tinggi. "Buktinya hingga jam enam sore tidak banyak lagi pelanggar lalu lintas," ungkap Adnan.

Saat patroli dilakukan, jika ada pengguna jalan yang melanggar, Adnan tidak segan-segan mengingatkan. Dengan gaya khas dan menggunakan bahasa Aceh, ia meminta seluruh pengguna jalan memakai helm dan tidak melanggar aturan berlalu lintas. "Kita akan terus lakukan ini," ujar Adnan.



  • Kisah Mobil Polisi yang Cerewet Ingatkan Warga Patuhi Lalin di Banda Aceh
    Foto: Agus Setyadi/detikcom
  • Kisah Mobil Polisi yang Cerewet Ingatkan Warga Patuhi Lalin di Banda Aceh
    Foto: Agus Setyadi/detikcom

(try/try)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed