DetikNews
Senin 17 Mar 2014, 15:16 WIB

Sekretaris MA Mantu Bagi iPod ke Undangan, Jubir KPK: Belum Pernah Ada

- detikNews
Sekretaris MA Mantu Bagi iPod ke Undangan, Jubir KPK: Belum Pernah Ada
Jakarta - Selama ini KPK selalu mengawasi kado atau hadiah yang diterima pejabat negara saat menyelenggarakan pesta pernikahan keluarganya. Namun Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi sebaliknya. Sebagai pejabat negara, Nurhadi-lah yang memberikan hadiah bagi undangan.

"Kalau yang datang ke perkawinan dan melaporkan (suvenir), belum ada. Yang ada sebelumnya, yang melaporkan adalah pihak yang menyelenggarakan pesta. Dapat kado atau angpau itu yang harus dilaporkan jika dia seorang penyelenggara negara," kata jubir KPK Johan Budi saat berbincang dengan detikcom, Senin (17/3/2014).

Perhelatan megah anak Nurhadi, Rizky Aulia-Rizky Wibowo, digelar di Hotel Mulia, Senayan, pada Sabtu (15/3) malam. Ribuan orang datang dari berbagai kalangan, ada pejabat negara, menteri, hakim agung, politikus hingga pengusaha. Undangan diberi e-card untuk bisa memasuki ballroom dan pulang membawa peranti musik yang dijual di pasaran Rp 700 ribuan.

Adapun hakim dalam kode etik dilarang menerima hadiah barang di atas Rp 500 ribu. Sebab hal itu tergolong gratifikasi. Hingga saat ini, KPK belum menerima laporan pengembalian gratifikasi suvenir perkawinan yang dihelat oleh pejabat negara.

"Kalau itu belum pernah ada yang melaporkan," ucap Johan.

Hingga berita ini diturunkan, detikcom terus berusaha mengkonfirmasi perkawinan megah ini ke yang bersangkutan. Wartawan telah berusaha mengkonfirmasi ke Nurhadi di kantornya tapi pihak Humas MA belum memberikan jawaban.

  • Sekretaris MA Mantu Bagi iPod ke Undangan, Jubir KPK: Belum Pernah Ada
  • Sekretaris MA Mantu Bagi iPod ke Undangan, Jubir KPK: Belum Pernah Ada

(asp/nrl)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed