DetikNews
Follow detikcom Like Follow
Selasa 30 Jul 2013, 11:21 WIB

Ini Video Ahok Temui Pendemo: Soal Menyinggung H Lulung

- detikNews
Jakarta - Kemarin Wakil Gubernur Basuki T Purnama (Ahok) menemui pendemo yang mengatasnamakan PKL Tanah Abang. Pendemo keberatan karena ada pernyataan Ahok yang dinilai menyinggung Wakil Ketua DPRD Abraham Lunggana alias Haji Lulung.

Video ini diunggah Pemprov DKI pada 29 Juli 2013 malam. Ada sekitar 5 perwakilan pendemo yang menemui Ahok. Saat itu Ahok didampingi 3 jajaran dan 2 ajudannya.

Pertemuan ini berjalan sangat interaktif bahkan dibilang seru. Terkadang di tengah-tengah pendemo menyampaikan aspirasi, Ahok menyela untuk meluruskan.

Pendemo pertama yang berkumis dan berambut cepak membuka obrolan.

\\\"Kedatangan kami mau silaturahmi, kalau nggak dengan cara gini Bapak nggak nemuin kite. Persoalannya, kita mempertanyakan soal ketersinggungan kita anak Betawi untuk cari duduk perkaranya di mana, soalnya koran ini kan antara Pak Wagub dan Haji Lulung,\\\" jelas pria berkemeja putih lengan panjang garis-garis.

\\\"Kita semua anak Betawi yang cinta Haji Lulung Pak. Kita dibesarkan ama Haji Lulung. Dan Haji Lulung banyak karyanya. Saya nggak ada persoalan dengan PKL. Kalau PKL saya dari awal bila melanggar badan jalan memang kagak ada toleransi, kita setuju itu,\\\" imbuh pria itu.

Ahok pun memotong. \\\"Saya mau tanya, saya menyinggung Haji Lulung itu singgung apa? Kan ada wartawan bilang, apakah ada anggota DPRD yang terlibat di Tanah Abang. Saya bilang, harusnya anggota DPRD itu tidak mungkin terlibat karena dia mengerti Perda,\\\" tukas Ahok.

\\\"Berikutnya dia (H Lulung) bilang saya sakit jiwa kan. Nah saya bilang, saya memang sakit jiwa cuma lolos karena saya ikut DPRD, DPR RI, ikut calon gubernur Babel, ikut gubernur sini. Berarti saya lolos,\\\" jelas dia.

\\\"Soal tolol Pak, yang nggak ngerti perda?\\\" tanya pendemo itu.

\\\"Kalau sampai DPRD belain PKL...\\\" jelas dia.

\\\"Tolol Pak,\\\" sahut pendemo.

\\\"Iya, kalau sampai\\\' lo, bahasa Indonesia ini harus ngerti lo. Kalau sampai, kan saya bilang kalau sampai. Makanya saya nggak percaya, saya maen cium pipi kanan cium pipi kiri sama Haji Lulung kok. Makanya warta online itu jangan diambil sepotong-sepotong,\\\" imbau Ahok.

\\\"Makanya saya yakin Haji Lulung nggak mungkin terlibat. Kalau sampai terlibat ya bodoh dong Haji Lulung. Masa mungkin. Ini masa mungkin terlibat. Kalau sampai. Iya, kalau sampai dia melangggar perda kan,\\\" cecar Ahok.

Ahok lantas menjelaskan sebelum menemui mereka, dia mendapat kabar akan ada demo dari PKL Tanah Abang pukul 13.00, lantas ada 5 orang pedagang Tanah Abang yang bertemu. Ahok pun menemuinya sebelum ada agenda lain. Ternyata PKL yang menemui Ahok dengan yang berdemo berbeda.

\\\"Kenapa tadi nggak saya temuin?\\\" tanya Ahok.

\\\"Karena nggak ada ya?\\\" sahut pendemo.

\\\"Bukan, karena saya lagi ada pertemuan dengan KPK,\\\" jawab Ahok.

\\\"Kalau ketemu saya mah di sini tiap saat nggak usah demo juga ketemu. Bikin macet aja demo. Jadi kalau tentang menyinggung Haji Lulung, salah paham Pak,\\\" jelas Ahok.