DetikNews
Sabtu 27 Juli 2013, 10:31 WIB

Kawasan Margonda: Antara Pedestrian, Parkir dan Tempat Makan

- detikNews
Kawasan Margonda: Antara Pedestrian, Parkir dan Tempat Makan
Jakarta - Pergi ke Depok kurang afdol jika tidak menginjakkan kaki di kawasan Margonda. Mulai dari mal, kampus hingga ratusan penjual makanan tersedia di sepanjang jalur ini. Bagaimana kondisi Margonda saat ini?

Margonda memang hanya memiliki panjang sekitar 5 km saja. Namun ruko, perkantoran, mal, apartemen hingga penjual makanan berdesakan di kawasan ini. Kantor Walikota hingga Polres Depok juga bermukim di kawasan ini.

Sayangnya dengan penataan yang tidak terkoordinir, Margonda jusru menjadi tidak manusiawi. Kendaraan bermotor dengan manusia berebut lahan.

Mimpi Pemkot Depok untuk membuat pedestrian yang nyaman memang baru terealiasasi hanya sekian persen. Itu pun hanya berpusat di sekitaran Pemkot. Semakin ke arah Lenteng Agung, pedestrian seperti menjadi barang super mewah.

Tak pelak, para pejalan kaki harus bertaruh nyawa hanya untuk sekadar berjalan, itu pun di bahu jalan. Tidak jarang klakson motor dan mobil menjadi \\\'teman\\\' pejalan kaki. Minimnya pohon yang ada, membuat kondisi jadi semakin gersang, Sabtu (27\/7\/2013).

Lain lagi soal lahan parkir. Jika di akhir pekan, sepanjang jalur Margonda juga bisa beralih fungsi menjadi kawasan parkir. Motor dan mobil dengan leluasa bisa parkir di bahu jalan.

Tidak ada rambu larangan parkir. Tidak ada juga petugas yang coba mengusir mereka yang parkir sembarangan. Kesalahan bukan hanya di pengendara. Para pemilik toko juga tidak memiliki lahan parkir yang memadai. Padahal lagi-lagi Pemkot ingin seluruh pemilik toko yang ada di Margonda bersedia memundurkan lahannya selebar 10 meter dari titik paling luar jalan.

\\\"Dua meter untuk pedestrian dan delapan meter untuk lahan parkir mereka,\\\" kata Walikota Depok, Nur Mahmudi, (13\/3) lalu.

Yang terakhir, jalanan Margonda juga seringkali harus rela disisihkan untuk para penjual makanan. Tak jarang mereka berjualan hingga meluber ke pinggir jalan. Tentu saja kondisi itu semakin membuat padat jalanan.




(mok/nvc)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed