DetikNews
Minggu 30 Jun 2013, 16:12 WIB

Upacara Ruwatan Anak Rambut Gimbal di Dieng Dihadiri Dubes Slovakia

- detikNews
Jakarta - Rambut gimbal bagi anak di Dataran Tinggi Dieng bukanlah gaya yang diikuti, tapi rambut yang sudah terbentuk dengan alami. Bagi mereka memiliki rambut gimbal merupakan suatu keistimewaan dibanding anak dengan rambut umumnya.

Rambut gimbal anak-anak istimewa itu harus dipotong dalam sebuah upacara ruwatan. Upacara ruwatan anak berambut gimbal ini menjadi salah satu acara dalam rangkaian kegiatan Dieng Culture Festival (DCF) IV 2013 yang diadakan di kompleks Candi Arjuna di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (30\/6\/2013).

Dengan diawali kirab dari halaman rumah pemangku adat masyarakat Dieng, Mbah Naryono, tujuh anak berambut gimbal diarak menuju Kompleks Candi Arjuna. Mereka mengenakan pakaian dan ikat kepala putih menaiki delman.

Ketujuh anak tersebut adalah Sri Nuria (7) dari Banjarnegara, Lista dari Wonosobo, Argifari Yulianto (7) dari Banjarnegara, Mazaya Filza Labibah (6) dari Bekasi, Alira (3) dari Wonosobo, Salsabila (6) dari Wonosobo, dan Tita (5) dari Wonosobo.

Setelah tiba di Kompleks Candi Arjuna, ketujuh anak tersebut dibawa ke Sendang Sedayu. Di tempat itu mereka melakukan upacara penjamasan atau pencucian sebelum rambut gimbal mereka dipotong.

Setelah selesai, ketujuh bocah tersebut dibawa ke tempat pencukuran di Candi Puntadewa Kompleks Candi Arjuna. Baru setelah itu, rambut gimbal mereka dipotong oleh para pejabat dan sejumlah tamu undangan.

Tampak hadir mengikuti upacara pemotongan rambut, Duta Besar Slovakia untuk Indonesia, Stefan Rozkopal. Stefan mendapat kesempatan memotong rambut Argifari Yulianto.

Setelah pemotongan rambut gimbal selesai, potongan rambut gimbal kemudian dilarung di Telaga Balekambang.

Dalam upacara tersebut, dipercayai pula orang tua harus memenuhi permintaan si anak gimbal. Sejumlah permintaan yang diajukan anak-anak gimbal cukup unik. Di antaranya Sri Nuria meminta Kambing, Lista meminta cincin, petasan kembang api dan sepeda berwarna merah, Argifari Yulianto meminta Ikan merah besar, Mazaya Filza Labibah meminta perhiasan (kalung dan gelang) serta baju pesta, Alira meminta jambu air merah lima biji dan tempe gembus, Salsabila meminta cincin, dan Tita meminta topi yang harus dibeli di toko Micky Mouse di kota Wonosobo.

Menurut Tokoh Masyarakat Dieng, Handi Yubianto, anak berambut gimbal memang di istimewakan di dalam keluarga. Apapun keiinginannya harus dituruti selama orang tuanya mampu, jika tidak dituruti si anak berambut gimbal biasanya akan sakit. Mereka juga biasanya mempunyai kelebihan dibandingkan anak biasanya.

\\\"Tapi setelah rambut gimbalnya dicukur melalui sebuah prosesi ruwatan, anak tersebut akan kembali normal seperti anak normal pada umumnya,\\\" kata Handi kepada wartawan.

Sedangkan menurut ibunda dari salah satu anak gimbal Mazaya Filza Labibah, Agustrini Sumarlinah, menceritakan pengalaman yang aneh. Agustrini mengatakan dirinya dan anaknya pernah mengalami kecelakaan motor antara. Walaupun motor rusak dan dirinya luka-luka, namun anehnya, Majaya berdiri tanpa mengalami luka dan lecet sedikitpun.

Kejadian unik lainnya Agustrini mengaku saat rambut anaknya dipotong dua kali, Mazaya sesalu sakit. Karenanya, dia tak lagi memotong rambut anaknya. Namun jika rambut gimbalnya rontok, si kecil Mazaya pun mengumpulkan rambut-rambut tersebut dan disimpannya.

\\\"Rambutnya itu diambil dan disimpannya sendiri agar tidak jatuh ke tangan orang jahat untuk digunakan menjadi jimat,\\\" kata dia menirukan perkataan anaknya.

Menurut Kedubes Slovakia, Stefan Rozkopal, mengatakan bahwa acara ini ssangat menarik. Baginya, ini membuktikan masyarakat masih punya adat istiadat yang terus bertahan sampai sekarang.

\\\"Tradisi ini sangat unik dan langka. Dengan dikemas menjadi sebuah festival maka akan bagus untuk perkembangan pariwisata di Banjarnegara. Nanti kami promosikan di Slovakia,\\\" katanya.



(arb/sip)
Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi", Senin - Jumat pukul 04.15 - 05.00 WIB, dan Sabtu - Minggu pukul 04.00 - 05.00 WIB hanya di Trans TV
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed