DetikNews
Jumat 31 May 2013, 03:10 WIB

Dua Pembobol ATM Dibekuk Polisi di Manado

- detikNews
Manado - Dua orang pelaku pembobol Automatic Teller Machine (ATM), berhasil dibekuk saat sedang melakukan aksinya di ATM BNI Queen Mart Jalan Martadinata Paal Dua Manado. Satu pelaku diantaranya adalah wanita.

Mereka adalah Chorry (27) warga Sudiang Makassar, Herman (42) warga Desa Campingan Indramayu Jabar. Seorang lagi, Hesky S (21) warga Kelurahan Sario, ikut digiring ke Mapolresta Manado untuk dimintai keterangannya, karena memberikan mobil carteran kepada kedua pelaku.

Selain itu, ikut diamankan barang bukti berupa stiker call center palsu, 4 kartu ATM nasabah, handphone, gergaji besi dan mobil Daihatsu Xenia bernopol DB 4831 AS.

\\\"Ditangkap sekitar pukul 20.00 WITA. Kami memang sudah mencurigai aksi pelaku sehari sebelumnya, karena sempat terekam CCTV memasang call center palsu,\\\" ujar Daes Luriatmoko, Pemimpin PCR BNI Kantor Wilayah Manado, Kamis (30\/5\/2013) malam.

Lanjut Luriatmoko, penangkapan ini merupakan keberhasilan tim Unit Reaksi Cepat BNI yang tanggap dengan melakukan patroli rutin setiap hari memantau seluruh ATM BNI di wilayah Manado. Apalagi setelah ada nasabah yang melaporkan menjadi korban kartu ATM tertelan mesin.

Adapun bentuk pantauan rutin adalah dengan setiap hari melakukan re-stocking, selalu dilakukan pengecekan apa ada kejanggalan seperti nomor call center palsu yang ditempel, atau kejanggalan lain di mesin ATM.

\\\"Langsung kami cabut. Dan itu bukan hanya di ATM kami, jika kami temukan di ATM bank lain yang berdampingan, kami cabut juga untuk menghindari banyak nasabah yang jadi korban,\\\" terang Luriatmoko.

\\\"Bisa saja nasabah kami bertransaksi di ATM lain, begitu juga nasabah bank lain transaksi di ATM BNI. Jadi kami harap ada kerjasamalah dengan bank lain,\\\" jelasnya lagi.

Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol AV Montung mengatakan berdasarkan hasil interogasi penyidik, ketiganya mempunyai peran masing-masing dalam menjalankan tugasnya.

\\\"Herman berperan sebagai penempel call center palsu sekaligus operator, Chorry penuntun nasabah untuk menelpon call center apabila kartu tertelan, sedangkan Hesky hanyalah sopir mobil rental yang digunakan kedua pelaku utama,\\\" tandas Montung.

Montung mengatakan, kedua pelaku memang terlibat aksi pembobolan ATM di lokasi yang sama, dua pekan lalu. Saat itu nasabah yang menjadi korban harus merelakan uang Rp16 juta dikuras para pelaku. Bahkan dua hari sebelumnya, mereka juga sempat mengambil uang 10 juta rupiah dari ATM BCA di Tanjung Batu Kecamatan Wanea.

\\\"Kami sedang melakukan pemeriksaan intensif terhadap keduanya, karena diduga mereka adalah jaringan pembobol ATM antar provinsi,\\\" kata Montung.

Kepada detikcom, Herman dan Corry memang mengakui telah melakukan dua kali melakukan aksi pembobolan ATM di Manado. \\\"Total uang hasil pembobolan baru 26 juta, tapi sudah tertangkap,\\\" ujar Herman.
Dua Pelaku Bobol ATM Dibekuk di Manado




(jor/jor)
-
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed