DetikNews
Rabu 22 May 2013, 18:38 WIB

Demo Mahasiswa Trisakti di Depan Istana Bentrok, Wartawan Kena Pukul

- detikNews
Jakarta - Unjuk rasa yang digelar mahasiwa Universitas Trisakti di depan Istana Merdeka diwarnai bentrokan dari kubu internal mahasiswa. Dalam bentrokan ini, seorang wartawan terkena bogem mentah dari salah satu mahasiswa.

Bentrokan ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, Rabu (22\/5\/2013), ketika salah satu kubu mahasiswa tiba-tiba memaksa masuk ke dalam Istana. Aksi ini dihalangi oleh kubu mahasiswa lainnya yang menyerukan agar unjuk rasa berlangsung damai.

Kedua kubu sama-sama merupakan mahasiswa Trisakti. Aksi dorong-dorongan pun tak terhindarkan. Tiba-tiba ada salah satu mahasiswa yang tersandung dan terjatuh. Namun, para mahasiswa menduga mahasiswa tersebut jatuh karena dipukul.

Bentrokan antar dua kubu mahasiswa pun terjadi. Saat inilah, sejumlah wartawan yang meliput unjuk rasa ini mendekat untuk mengambil gambar.

Tak diduga, salah satu wartawan terkena pukulan mahasiswa. Akibat pukulan ini, wartawan dari SindoTV yang bernama Syukron ini menderita luka lebam di bagian mata sebelah kanan.

Tidak hanya itu, kamera yang digunakan Syukon juga rusak akibat insiden ini. Wartawan lain dan polisi yang berjaga di lokasi berusaha untuk melerai keduanya, agar keributan tidak berlanjut.

Syukron kemudian dibawa ke dalam tenda polisi yang ada di dalam komplek Monas, untuk mendapat pertolongan medis. Namun beberapa saat kemudian, masuklah seorang mahasiswa yang meneriaki Syukron.

Mahasiswa ini menuding, wartawanlah yang pertama kali melepaskan bogem mentah. Adu argumen pun terjadi di dalam tenda, namun tak berlangsung lama.

Keduanya dibawa ke Mapolda Metro Jaya untuk menyelesaikan masalah ini.

\\\"Tidak ada agenda untuk menerobos masuk ke Istana. Tadi ada yang jatuh langsung dikira dipukul,\\\" tutur komandan Satgas Trisakti yang tidak mau disebutkan namanya ini menjelaskan insiden yang terjadi.

Unjuk rasa ini diikuti oleh sekitar 500 mahasiswa Trisakti. Mereka menuntut pemerintah menuntaskan pengusutan Tragedi 12 Mei 1998 yang membuat senior mereka menjadi korban.

Unjuk rasa ini tidak membuat Jl Medan Merdeka Utara macet. Para demonstran berdiri di pinggir jalan sehingga tak mengganggu lalu lintas di ruas jalan protokol ini. Unjuk rasa masih berlangsung hingga saat ini dengan dikawal sejumlah polisi.


(nvc/nwk)
-
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed