DetikNews
Selasa 14 May 2013, 23:43 WIB

Ingin Jadi Kades? Siapkan Dulu Rp 1 Miliar

- detikNews
Jakarta - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyebut pelanggaran pemilu di Indonesia terus meningkat. Bahkan, penyelenggaraan pemilihan tingkat kepala desa (kades) saja sudah diwarnai pelanggaran politik uang.

Hal itu dikemukakan oleh Ketua Bawaslu, Muhammad di rapat penegakan hukum terpadu bersama kepolisian dan kejaksaan di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Selasa (14\/5\/2013). Menurutnya, untuk menjadi kades harus mempunyai banyak modal.

\\\"Bahkan untuk menjadi Kades saja sudah ada paketnya, yaitu paket ngepress<\/i>, paket setengah jadi dan paket pasti jadi,\\\" ujar Muhammad disambut tawa hadirin.

Dia mengatakan, untuk melakukan paket ngepress<\/i> atau paket pas-pasan seorang calon kades harus memiliki uang sekitar Rp 500 juta. Tetapi, sang calon jangan berharap banyak bisa terpilih.

Sedangkan paket setengah jadi, calon kades harus menyediakan dana sekitar Rp 750 juta. \\\"Dengan menyediakan dana segitu tambah doa sedikit Insya Allah jadi kades,\\\" candanya.

Untuk paket terakhir yaitu paket pasti jadi, Muhammad menyebutkan sang calon harus memiliki uang sekitar Rp 1 miliar. Dengan menggunakan paket tersebut, maka sang calon dijamin akan meraih jabatan kades.

\\\"Di tingkat desa saja sudah seperti, oleh karena itu kita bersama kepolisian dan kejaksaan harus menyatukan pandangan melakukan pencegahan pelanggaran pemilu,\\\" pungkasnya.


(rvk/rmd)
Ikuti informasi penting, menarik dan dekat dengan kita sepanjang hari, di program "Reportase Sore" TRANS TV, Senin sampai Jumat mulai pukul 14.30 - 15.00 WIB
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed