DetikNews
Rabu 24 Apr 2013, 12:24 WIB

Perjalanan Panjang Menghukum Komjen Purn Susno Duadji karena Korupsi

- detikNews
Jakarta - Detik-detik eksekusi Komjen Purn Susno Duadji di rumahnya di Dago Pakar, Bandung, berlangsung menegangkan. Mantan Kabareskrim Polri ini selain harus menjalani sisa hukuman 3,5 tahun penjara, juga dihukum mengembalikan uang yang dikorup dalam pengamanan Pilkada Jawa Barat (Jabar) sebesar Rp 4 miliar.

Dalam catatan detikcom, Rabu (23\/4\/2013):

29 September 2010<\/strong>

Susno duduk di kursi pesakitan sebagai terdakwa dengan 9 dakwaan, dari suap hingga memperkaya diri sendiri.

10 Februari 2011<\/strong>

Susno dalam pemeriksaan di depan majelis hakim mengaku terlalu kecil kalau hanya korupsi Rp 500 juta.

\\\"Terlalu kecil Rp 500 juta. Kalau mau saya ungkap Rp 13 triliun (kasus Bank Century-red), saya bawa lari,\\\" kata Susno Duadji.

14 Februari 2011<\/strong>

Susno mendengarkan tuntutan jaksa.

17 Februari 2011<\/strong>

Masa penahananan Susno habis. Susno lepas demi hukum jelang tengah malam pergantian hari.

24 Maret 2011<\/strong>

Susno dijatuhi hukum oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dengan pidana 3 tahun dan 6 bulan. Susno juga dijatuhi denda Rp 200 juta, jika tak mau membayar maka diganti dengan hukuman 6 bulan kurungan.

Tak hanya itu, mantan Kabareksirm itu juga harus membayar uang pengganti sebesar Rp 4 miliar, jika tak mau membayar maka diganti dengan hukuman 1 tahun penjara.

Susno dijatuhi dalam perkara menerima suap Rp 500 juta saat menangani perkara PT Salmah Arowana Lestari (SAL) dan dijatuhi hukuman sesuai dakwaan kelima yaitu Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Perkara kedua, yaitu Susno memperkaya diri sendiri dari dana pengamanan Pemilihan Gubernur Jawa Barat tahun 2008. Susno dalam vonis ini terbukti melanggar Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pasal 3 ini mengancam Susno dengan hukuman 20 tahun penjara.

11 November 2011<\/strong>

Pengadilan Tinggi Jakarta menolak banding Susno.

22 November 2012<\/strong>

Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi Komjen Susno Duadji.

19 Februari 2013<\/strong>

Susno membuat pernyataan ke media massa. \\\"Saya sangat menghormati putusan pengadilan. Saya siap menerima dan melaksanakan semua prosedur dan tindakan eksekusi yang benar dan berdasarkan hukum yang jelas dan pasti,\\\" ujar Susno.

19 Maret 2013<\/strong>

Susno melaporkan tim eksekusi Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan ke Bareskrim Polri dengan tuduhan melakukan tindak pidana.

17 April 2013<\/strong>

Jaksa Agung Basrief Arief menyebut Susno Duadji segera dieksekusi setelah jaksa menerima salinan putusan dari MA.

24 April 2013<\/strong>

Puluhan jaksa menyambangi rumah Susno di Dago Pakar untuk melakukan eksekusi. Pengacara Susno, Yusril Ihza Mahendra, yakin kliennya tidak bisa dieksekusi.



(asp/nrl)
Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV
Komentar ...
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed