DetikNews
Jumat 05 Apr 2013, 11:50 WIB

Kompolnas: Tilang \'86\' di Youtube Tunjukkan Sisi Human Interest Polisi Bali

- detikNews
Jakarta - Polri kembali tercoreng akibat aksi \\\'86\\\' polisi lalu lintas di Bali yang muncul di Youtube. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) tidak akan mengambil tindakan karena menganggapnya bukan sebagai hal yang luar biasa.

\\\"Kalau ada penyimpangan saya kira hal yang wajar, karena pekerjaan polisi merupakan pekerjaan manusia. Lalu apakah kalau ada penyimpangan seperti ini polisi harus diganti menjadi mesin dan sehingga tidak ada human interest, lalu kalau kehujanan dia akan korsleting,\\\" ujar anggota Kompolnas, Adrianus Meliala, saat berbincang dengan detikcom, Jumat (5\/4\/2013).

Adrianus menilai tayangan berdurasi kurang dari 10 menit tersebut justru lebih menunjukkan sisi human interest yang mencerminkan watak polisi-polisi di Bali yang ramah.

\\\"Kenapa kita berpikir negatif? Terlihat si turis juga menanggapi dengan happy-happy, dia melihat peristiwa tersebut sebagai bagian unik daripada suatu penyimpangan,\\\" kata Adrianus.

Menurutnya, dari ribuan polisi tentunya ada juga yang bersikap tegas, tidak seperti kedua anggota kepolisian yang di-upload ke Youtube.

\\\"Dari 35.000 anggota kepolisian di Polda Bali, kalau kita melihat teori telur, tentu tidak semuanya baik pasti ada juga yang buruk, jadi tidak adil jika masyarakat melihat yang jelek saja kenapa masyarakat tidak melihat potensi yang baik,\\\" ujarnya.

Adrianus mengatakan turis yang merekam peristiwa tersebut tidak membawa kasus itu ke ranah hukum. Itu artinya si turis melihat peristiwa ini sebagai hal yang wajar.

\\\"Toh kalau dia mau mengambil langkah hukum, logikanya setelah dia merekam pasti akan melaporkan ke atasan polisi itu, tetapi tidak,\\\" tutur Adrianus.


Diketahui dua orang anggota Polantas Polres Badung menilang dan meminta \\\'uang damai\\\' sebesar Rp 200 ribu kepada seorang turis asal Belanda bernama van der Spek. Turis terebut ditilang karena tak tak mengenakan helm saat berkendara motor.

Tak hanya itu, dalam video yang di-upload di Youtube pada 1 April lalu ini tampak mereka minum bir di pos polisi. Kedua polisi yakni Aipda KS dan temannya kini telah dibebastugaskan untuk menunggu sanksi selanjutnya.



(edo/nrl)
Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi", Senin - Jumat pukul 04.15 - 05.00 WIB, dan Sabtu - Minggu pukul 04.00 - 05.00 WIB hanya di Trans TV
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed