DetikNews
Jumat 29 Mar 2013, 19:15 WIB

JK: Hasil Investigasi Kasus Sleman Harus Dievaluasi

- detikNews
Jakarta - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mendukung langkah TNI AD membentuk tim investigasi peristiwa penyerangan Lapas Kelas IIB Sleman. Tapi hasil investigasi nantinya harus dievaluasi.

\\\"Kita tunggu saja evaluasinya. Itu kan tidak mudah mengambil ketetapan tanpa mengetahui apa yang terjadi. Itu justru ditunggu evaluasi investigasinya pemerintah, itu harus,\\\" kata JK di Jakarta, Jumat (29\/3\/2013).

Pelaku penyerangan sekaligus penembakan 4 tahanan harus ditindak tegas. \\\"Itu terkait masalah hukum, implementasi hukum yng harus baik, taat dan tegas,\\\" imbuhnya.

Menurut dia, kasus penyerangan Lapas Sleman tidak begitu saja terjadi. Ada runutan permasalahan yang akhirnya berujung pada tindakan \\\'main hakim sendiri\\\'.

\\\"Ada proses yang panjang yang menyebabkan tingkat kepercayaan masyarakat kepada pelaksana hukum rendah. Di mana-mana terjadi saling serang. Terjadilah ke arah hukum rimba, tidak lagi memperhatikan, mempercayakan para penegak hukum, tetapi melaksanakan menghukum sendiri,\\\" tutur mantan Ketum Golkar ini.

TNI AD akhirnya membentuk tim investigasi terkait penembakan 4 tahaan di Lapas Kelas IIB Sleman. \\\"Karena hasil sementara ada indikasi keterlibatan oknum-oknum TNI AD yang bertugas di Jateng,\\\" ujar KSAD TNI Jenderal Pramono Edhie Wibowo.

Tim yang dibentuk kemarin (28\/3) beranggotakan 9 orang dipimpim Wakil Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Angkatan Darat, Brigjen Unggul K Yudhoyono.

\\\"Sekarang sudah bekerja. Insya Allah semua bisa berjalan cepat, sempurna,\\\" ujar Pramono.


(fdn/rmd)
Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV
Komentar ...
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed