DetikNews
Kamis 28 Mar 2013, 10:44 WIB

Jejak Hewan Langka, Badak Sumatera di Kalimantan Ditemukan

- detikNews
Jakarta - Ada kabar menggembirakan datang dari Kalimantan Timur (Kaltim). Hewan langka yang disangka punah di daratan Borneo ditemukan jejaknya. Ya, ada jejak segar mirip badak di kelebatan belantara hutan Kaltim.

Dalam siaran pers World Wide Fund (WWF), Kamis (28\/3\/2013) lembaga yang bergerak di bidang pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati ini mengumumkan ada jejaj kaki badak, bekas kubakan, bekas gesekan tubuh badak pada pohon, gesekan cula pada dinding kubangan, serta bekas gigitan dan pelintiran pada pucuk tanaman.

\\\"Tim survei juga mengidentifikasi adanya ketersediaan pakan badak yang berlimpah dan bervariasi, lebih dari 30 spesies tumbuhan pakan,\\\" tulis siaran pers WWF.

Konfirmasi saintifik dari beberapa ahli Badak di WWF-Indonesia dan Universitas Mulawarman Dr.Chandradewana Boer juga menyebut bahwa spesies tersebut kemungkinan besar adalah Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis).

Temuan survei tersebut juga didukung data historis sebaran Badak Sumatra di Kalimantan yang telah terdokumentasi sebelumnya. Hingga saat ini, belum dapat dikonfirmasi berapa individu badak yang teridentifikasi melalui temuan tersebut.

Temuan ini membawa angin segar bagi dunia konservasi nasional dan internasional, mengingat keberadaan Badak Sumatera di Kalimantan sudah tidak pernah terdengar dan diketahui keberadaanya bahkan ditengarai telah punah sejak tahun 1990-an.

IUCN (International Union for Conservation of Nature) telah mengklasifikasikan Badak Sumatera ini dalam kategori kritis (Critically Endangered).

\\\"Penemuan ini sangat penting bagi dunia, khususnya bagi konservasi Indonesia, sebab ini menjadi pencatatan baru (new record) keberadaan Badak Sumatera di Kalimantan Timur khususnya di wilayah Kubar,\\\" ujar Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH), Kementrian Kehutanan Bambang Novianto.

Sedang menurut Direktur Konservasi WWF-Indonesia, Nazir Foead, pihaknya bersama Kementerian Kehutanan dan Pemda Kubar akan melalukan survei lanjutan yang lebih komprehensif untuk memetakan preferensi habitat badak dan populasinya di Kutai Barat.

\\\"Berdasarkan hasil survei ini, perlu segera disusun strategi bersama serta rencana aksi yang komprehensif dan partisipatif bersama parapihak terkait, sehingga. upaya konservasi Badak Sumatera di Kalimantan ini dapat berlangsung jangka panjang dan didukung pendanaan berkelanjutan, jelas Nazir.

Sementara Bupati Kutai Barat, Ismael Thomas menyambut gembira temuan ini. Badak, Orangutan, Pesut, Macan Dahan, Banteng adalah mahluk ciptaan dan anugerah Tuhan yang sudah sangat langka, dan ternyata masih ada di Kubar.

\\\"Keberadaannya harus dilestarikan, dan masyarakat semestinya bisa hidup secara harmonis dengan alam,\\\" jelas Ismael.


(ndr/mad)
-
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed