DetikNews
Rabu 06 Mar 2013, 20:56 WIB

Kota Tarakan Kembali Kondusif Pasca Amuk Massa

- detikNews
Samarinda, - Situasi keamanan kota Tarakan, Kalimantan Utara, pasca amuk massa kembali kondusif. Para pengunjuk rasa dan masyarakat telah membubarkan diri sejak sore tadi.

\\\"Aksinya sudah selesai dan sekarang situasi keamanan di Tarakan sudah kembali kondusif,\\\" kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta, kepada detikcom melalui telepon, Rabu (6\/3\/2013) malam.

Wisnu menegaskan, meski sempat terjadi emosi massa, tidak ada peningkatan status keamanan di kota Tarakan maupun pengerahan penambahan personel keamanan ke kota Tarakan.

\\\"Benar, tidak ada penambahan personel Polri maupun peningkatan status pengamanan di Tarakan,\\\" ujar Wisnu.

Dihubungi terpisah, Amin Tamsi, salah seorang pengunjuk rasa yang mengikuti pertemuan pengunjuk rasa dengan Pemkot Tarakan dan PT PLN (Persero) Tarakan menerangkan, PT PLN (Persero) Kota Tarakan dan Pemkot Tarakan, berjanji akan berbenah dalam 1 bulan. Ini untuk merealisasikan tidak adanya pemadaman di bulan April 2013 mendatang.

\\\"Kita beri kesempatan PLN Tarakan dan Pemkot di bulan Maret ini untuk berbenah. April nanti tidak ada lagi pemadaman di Tarakan, yang benar-benar merugikan masyarakat luas,\\\" kata Amin.

\\\"Dalam pertemuan itu, PLN mengaku minim pasokan gas dan merugi. Padahal masyarakat tidak mau tahu urusan dapur PLN karena padamnya listrik di kota ini sudah sangat parah. Lantas kalaupun PLN mengaku merugi, kita dapatkan data bahwa gaji salah satu pejabat PLN di Tarakan, bergaji Rp 40 jutaan. Nah bagaimana itu, merugi tapi gaji pejabatnya ada puluhan juta?,\\\" ujar Amin.

\\\"Setelah pertokoan di kawasan ruas jalan utama sempat tutup karena aksi demo, sekarang sudah normal kembali, aktivitas berjalan seperti biasa,\\\" tambahnya.

Meski begitu, malam ini kembali terjadi pemadaman listrik di sebagian kota Tarakan. Pemadaman itu terjadi antara lain di Jl Gadjah Mada, kawasan sekitar Bandara Juwata Tarakan, Jl Yos Sudarso serta Jl Kesuma Bangsa.

\\\"PLN di Tarakan ini sering padam tidak jelas, mendadak padam. Itu sudah tidak ada toleransi lagi bagi PLN makanya terjadi unjukrasa seluruh elemen masyarakat dari pagi sampai sore tadi,\\\" tutup Amin.

Seperti diberitakan, unjuk rasa di kota Tarakan terkait protes pemadaman listrik yang terjadi setiap hari di Tarakan, Rabu (6\/3\/2013), berujung amuk massa. Kantor DPRD Tarakan, kantor PT PLN (Persero) Tarakan dan Pemkot Tarakan dirusak massa.

Tidak hanya itu, 2 mobil dinas dan 4 motor dinas pun ikut dirusak massa. Selain Polri, pengamanan juga melibatkan aparat TNI AD.


(fdn/fdn)
Array
Komentar ...
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed