DetikNews
Rabu 06 Feb 2013, 18:12 WIB

Anak-anak Korban Banjir Muarabaru di Rusun Marunda Kembali Bersekolah

- detikNews
Jakarta - Warga Muarabaru yang pindah ke Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara karena banjir kini merasa senang. Sebab, anak-anak mereka sudah kembali bersekolah. Sebanyak 48 anak sudah terdaftar sebagai siswa di sekolah dekat rusun.

\\\"Untuk siswa SD, sebanyak 34 anak yang awalnya sekolah di SDN 03, 04, 05, 06, dan 12 Penjaringan, Jalan Pluit Selatan. Tapi sekarang sudah mulai sekolah di SD 02 Pagi Marunda. Jaraknya hanya kurang lebih 300 meter dari rusun Marunda,\\\" kata Kepala Suku Dinas Pendidikan Dasar Jakarta Utara, Dian Ardian, kepada wartawan, Rabu (6\/2\/2013).

34 Anak tersebut terdiri dari kelas I sebanyak 7 siswa, kelas II 6 siswa, kelas III 8 siswa, kelas IV 8 siswa, kelas V 3 siswa, dan kelas VI 2 siswa. Mereka sudah mulai terdaftar dan belajar sebagai siswa di SDN 02 Pagi Marunda sejak Senin (4\/2).

\\\"Sampai saat ini masih tertampung, karena rata-rata kelas terdapat 40 siswa, karena ini darurat. Jika mendapatkan penambahan siswa, masih menampung hingga 5 sampai 10 siswa. Namun, jika sampai tidak tertampung lagi kami akan membuka kelas siang,\\\" ujar Dian.

Untuk yang telah berusia SMP, sedikitnya 14 anak telah ditampung di SMP 244, SMP 266, SMP 143, dan SMP 162 Marunda. Upaya pendataan pun masih diupayakan suku dinas pendidikan Jakarta Utara.

\\\"Di sini warga masih banyak yang ke luar masuk, jadi sulit dilakukan pendataan, makanya kami buka posko pendaftaran sekolah dan pengaduan dokumen pendidikan yang rusak maupun hilang karena banjir seperti rapor dan ijazah sekolah,\\\" ujar Dian.

Sementara untuk usia SMA dan setingkatnya, Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Utara, Andri Kunarso, menyebutkan ada 5 anak yang masih belajar di sekolah lamanya. Mereka menggunakan fasilitas bus sekolah untuk menempuh jarak Marunda-Pluit.

\\\"Mereka tiap hari menggunakan fasilitas bus yang juga untuk warga Muarabaru untuk mobilitas ke Muarabaru dan Marunda, jadi sampai saat ini mereka masih sekolah di tempat yang lama, karena selain itu mereka tanggung juga, kebanyakan sudah kelas 3 SMA, sudah mendekati Ujian Nasional,\\\" ujar Andri terpisah.

Menanggapi anak-anak mereka yang sudah kembali normal bersekolah, para orangtua menyambut baik hal tersebut. Padahal rapor anak-anak mereka turut terendam banjir.

\\\"Sudah mulai sekolah, untungnya masih bisa diterima, soalnya rapornya juga terendam banjir,\\\" kata Ngadmin (40).

Orangtua dari Diana Sulistia tersebut mengatakan anaknya telah diterima di kelas IV SDN 02 Marunda Pagi. Jarak sekolah ke rusun pun hanya 300 meter menjadi pertimbangan yang baik bagi Ngadmin.

\\\"Jaraknya lumayan dekat, paling 300-an meter, saya biasanya antar pakai motor kalau sempat, tapi kalau nggak sempat dia bareng teman-temannya di sini,\\\" ujar Ngadmin yang menghuni lantai 2 blok 8 cluster B.

Ngadmin juga merasa senang karena anaknya mendapatkan bantuan berupa peralatan dan seragam sekolah. \\\"Tinggal buku pelajarannya saja yang belum ada,\\\" kata Ngadmin.


(vid/rmd)
-
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed