DetikNews
Minggu 27 Jan 2013, 01:01 WIB

4 Pekerja Pabrik Kulit di Tasik Tercebur ke Dalam Septic Tank, 2 Tewas

- detikNews
Tasikmalaya - Empat pekerja sebuah pabrik kulit di Tasikmalaya mengalami kecelakaan saat bekerja. Mereka terpeleset masuk ke dalam septic tank<\/em> limbah kulit. Akibat kecelakaan itu, dua di antaranya tewas. Sementara 2 pekerja lainnya dalam keadaan kritis dirawat di rumah sakit.

Lokasi kejadian beralamat di Kampung Cibuntu, RT 01\/02 RW 01, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Cibeureum, Tasikmalaya. Kejadian terjadi Sabtu (26\/1) sekitar pukul 15.00 WIB sore tadi.

Menurut Kapolsek Cibeureum Kompol Sabaril Bambang, kejadian bermula saat salah seorang karyawan bernama Andi Roswandi (30) tengah melakukan pembersihan di tepi kubangan septic tank<\/em>. Tiba-tiba kaki korban terpeleset dan tercebur ke dalam kubangan berukuran 4x4 meter dengan kedalam 2,5 meter itu.

Melihat rekannya terpeleset masuk ke dalam kubangan, tiga karyawan lainnya lalu berupaya menolong. Namun nahas, Kusnadi (45), Engkos (50) dan Epul (20) yang berupaya menolong justru ikut terjerembab ke dalam kubangan limbah pekat itu.

Masyarakat yang kebetulan berada tak jauh dari lokasi berusaha menolong keempat korban. Namun usaha mereka tidak sepenuhnya berhasil. Korban Andi meninggal karena kehabisan nafas.

\\\"Para korban sempat meminta pertolongan karena semuanya berada di dalam septic tank <\/em>ini. Mereka satu persatu mendapatkan pertolongan hingga dilarikan ke RSU Islam, akan tetapi satu orang korban meninggal karena tenggelam di kubangan ini setelah kehabisan nafas,\\\" kata Sabaril, Sabtu (26\/1\/2013).

Selain Andi, pemiliki pabrik yakni Kusnadi akhirnya juga meninggal pukul 18.30 WIB. Sementara dua lainnya masih dirawat intensif RSU Islam.

Sementara, Ketua RT 01, Ihin mengatakan pihaknya sangat menyayangkan kejadian ini. Karena sebelumnya masyarakat sudah cemas keberadaan pabrik yang masih beroperasi tanpa izin tersebut. Terlebih limbah kulit yang dihasilkan pabrik itu telah mematikan ikan warga.

Selain itu, dia juga mengatakan menyusul peristiwa ini, masyarakat sepakat menutup pabrik kulit ini. \\\"Jika dioperasikan kembali, bisa menimbulkan keresahan bagi masyarakat lainnya,\\\" paparnya.

Garis polisi telah dipasang di sekitar kubangan limbah tersebut. Karena sangat berbahaya bagi masyarakat lainnya, terutama yang melintas di lokasi itu.



(rmd/rmd)
Ikuti berbagai berita penting dan menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat, selama Ramadan pukul 14.15 - 14.45 WIB
Komentar ...
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed