DetikNews
Follow detikcom Like Follow
Kamis 10 Jan 2013, 06:34 WIB

Jelang Vonis Angie

Lika-liku Angie, dari Puteri Indonesia Hingga Jeruji Besi

- detikNews
Lika-liku Angie, dari Puteri Indonesia Hingga Jeruji Besi
Jakarta - Angelina Sondakh hari ini menjalani sidang vonis atas kasus dugaan korupsi anggaran. Bila divonis bersalah, besar kemungkinan dia akan dipenjara untuk waktu yang cukup lama.

Tak ada yang menyangka perjalanan hidupnya bisa sampai ke pengadilan. Jauh bertolak dari gemerlap statusnya dulu: Puteri Indonesia.

Angie yang memiliki nama lengkap Angelina Patricia Pingkan Sondakh ini pada 2001 memenangi kontes Puteri Indonesia yang mengedepankan brain, beauty and behaviour<\/i> (3B).

Prestasi sebelumnya, pada tahun 1993, dia meraih penghargaan \\\"Outstanding effort in maths, textile & design and scripture\\\" Presbyterian Ladies Collage, Sydney dan \\\"Certificate of merit in chemistry\\\" Armidale public High School Armidale, NSW (1994) serta Juara III Puteri Ayu Manado (1995).

Sejumlah penghargaan diraihnya juga pada tahun 1995, yaitu: Juara I dan Juara Favorit Puteri Pixy Manado; Juara I dan Favorit Cewek Keren Manado; Juara I dan Puteri Intelegensia, Puteri Kencana Manado; Juara I Puteri Pantai Manado; Juara I dan Puteri Intelegensia sebagai Puteri Simpatik Manado; Juara I Wulan Minahasa; dan Juara I, Favorit & Busana Terbaik, Puteri Cempaka Manado.

Pada 1996, dia meraih Juara I Noni Sulut, Juara I lomba Pidato Bahasa Inggris se-Sulut, Juara I Lomba Debat Ilmiah se-Sulut, dan Juara I Penataran P-4 Unika Atma Jaya serta Juara I Lomba Pemandu Wisata Sulawesi Utara (1997).

Pada tahun 1999, dia meraih gelar Miss Novotel Manado dan Miss Novotel Indonesia (2000) serta Puteri Indonesia tingkat Sulawesi Utara (2001). Sejumlah penghargaan tersebut kemudian menjadi bekal untuk berkompetisi pada ajang kontes kecantikan bertajuk Puteri Indonesia dan akhirnya menang. Pada 17 Agustus 2002, dia meraih Penghargaan Satya Karya Kemerdekaan dari Menteri Sosial Republik Indonesia.

Kini, sederet prestasi yang disabet Angie ini diungkapkan kembali dalam sidang pembelaan saat menjadi terdakwa kasus korupsi. Angie sebelumnya dituntut 12 tahun penjara, denda Rp 500 juta serta diwajibkan membayar uang pengganti Rp 12,58 miliar dan US$ 2,35 juta.

Jaksa menilai Angie terbukti melakukan korupsi terkait pembahasan anggaran proyek di Kemenpora dan Kemendikbud.

Angie berharap, gelar-gelar itu bisa jadi pertimbangan hakim dalam memutus kasusnya hari ini.

\\\"Ada sekitar sembilan lomba putri-putrian yang saya ikuti dan selalu saya menangi,\\\" kata Angie.

\\\"Salah satu perjuangan saya agar gaji guru dan dosen bisa disahkan tidak sia-sia dengan disahkannya undang-undang guru dan dosen,\\\" sambung Angie saat membanggakan prestasinya ketika menjadi anggota DPR Komisi X yang membidangi pendidikan, olahraga dan seni budaya.

Mungkinkah hakim mempertimbangkan permintaan Angie? Kita tunggu saja.


(mad/fdn)
Komentar ...
News Feed