DetikNews
Rabu 22 September 2004, 21:36 WIB

Tembak Mati Ishak Daud, 14 Anggota TNI Naik Pangkat

- detikNews
Banda Aceh - 14 prajurit TNI yang menembak mati Panglima Operasi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Wilayah Peureulak Ishak Daud akan mendapat kenaikan pangkat luar biasa sebanyak satu tingkat. Ke-14 prajurit itu masing-masing, 12 orang berasal dari pasukan Yonif Raider 500 dan dua anggota Kopassus. \\\"Mereka naik pangkat satu tingkat dari pangkat sebelumnya,\\\" kata Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Endang Suwarya usai acara pemulangan pasukan Yonif 527 di Pelabuhan Krueng Raya, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (22\/9\/2004). Rencananya, Endang sendiri yang akan melakukan penyematan kenaikan pangkat pada Kamis mendatang, mewakili Panglima TNI, Jenderal Endriartono Sutarto, yang berhalangan hadir.Meski salah satu pentolan GAM sudah tewas, diakui Endang, TNI masih punya banyak pekerjaan rumah. Pasalnya, masih banyak pentolan GAM lainnya yang sampai saat ini belum berhasil dilumpuhkan seperti Panglima Tertinggi GAM Muzakkir Manaf, Panglima GAM wilayah Jeunib Darwis Jeunib, Panglima GAM wilayah Pasee Sofyan Dawood, Abrar Muda Panglima GAM Wilayah Aceh Selatan dan sejumlah nama lainnya.\\\"Jika semua komponen dapat bekerja sama, dalam satu tahun kedepan situasi Aceh dapat segera pulih,\\\" katanya.Peristiwa yang menewaskan Ishak Daud, terjadi Rabu (8\/9\/2004) lalu, di Desa Babah Krueng, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur. Selain Ishak, istrinya Cut Rostina dan 11 orang anak buahnya juga tewas. Ishak adalah salah seorang tokoh GAM yang paling ditakuti di wilayah timur Aceh. Pasalnya, pria yang kerap keluar masuk penjara ini, suka menculik warga sipil tanpa alasan yang jelas. Termasuk reporter dan juru kamera RCTI, Ersa Siregar dan Ferry Santoro. Ersa akhirnya tewas dalam penyanderaan tersebut karena baku tembak yang terjadi antara GAM dan TNI. Yonif 527\/BY Pulang ke Kesatuannya<\/B>Sementara itu, 647 personel Batalyon Infanteri 527\/Baladibya Yudha, Kodam VBrawijaya, dipulangkan ke kesatuannya, Rabu (22\/9\/2004). Mereka pulang melalui Pelabuhan Malahayati, Krueng Raya, Aceh Besar. Tiga orang tewas selama bertugas di Aceh, dari pasukan ini. Ketika diberangkatkan, mereka berjumlah 650 personel. Selama bertugas di Aceh, pasukan ini telah menembak mati 240 anggota GAM dan menyita 34 pucuk senjata berbagai jenis.


(ton/)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed