DetikNews
Follow detikcom Like Follow
Jumat 30 Nov 2012, 17:24 WIB

3 Tersangka Korupsi Proyek Simpedes Cilacap Dibekuk Polisi

- detikNews
Semarang - Direskrimsus Polda Jateng membekuk tiga tersangka kasus dugaan korupsi proyek Sistem Informasi Manajemen Pemerintahan Desa (Simpedes) Kabupaten Cilacap 2008 yang merugikan negara Rp 7,6 miliar. Para tersangka mengaku hanya menjalankan perintah bupati saat itu.

Ketiga tersangka tersebut adalah staf ahli Bupati Cilacap Dangir Mulyadi, staf pembangunan Pemkab Cilacap Suyatmo, dan penyedia jasa Direktur PT. Ekamatra Cipta Mandiri Herry Karmawan.

Direktur Reskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Guntur Laupe mengatakan, Dangir dan Suyatmo ditangkap di Cilacap, sedangkan Herry ditangkap di bekasi.

\\\"Seminggu lalu ditangkap, dua di Cilacap dan satu di Bekasi,\\\" kata Guntur di markas Direskrimsus Polda Jateng, Banyumanik Semarang, Jumat (30\/11\/2012).

Ia menambahkan, berkas perkara akan segera dilimpahkan ke kejaksaan karena berkas sudah dinilai lengkap. \\\"Sudah P21, paling lama hari Senin kita limpahkan,\\\" tandas Guntur.

Kasus yang menjerat tiga tersangka tersebut berawal dari proyek pengadaan transfer menggunakan APBD Kabupaten Cilacap melalui Alokasi Dana Desa (ADD) Kabupaten Cilacap tahun anggaran 2008 sebesar Rp 13 miliar. Proyek Simpedes itu berupa anggaran untuk 269 desa yang masing-masing mendapatkan Rp 48 juta. Diduga ada mark up dalam proyek tersebut.

\\\"Dari audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) disimpulkan ada kerugian negara sekitar Rp 7 miliar lebih,\\\" imbuh Guntur.

Sementara itu, salah satu tersangka, Dangir mengatakan, pihaknya hanya berperan dalam membantu sosialisasi atas perintah Bupati Cilacap saat itu, Probo Yuliastoro.

\\\"Program komputerisasi di desa. Saat itu saya diperintah oleh pimpinan, dalam hal ini Pak Bupati, untuk melakukan sosialisasi,\\\" aku Dangir.

Hingga saat ini, pihak Direskrimsus Polda Jateng masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengetahui apakah ada keterlibatan pihak lain.

\\\"Sementara baru tiga itu. Kalau tersangka ini mengatakan ada keterlibatan, bisa saja,\\\" tutup Guntur.



(alg/try)
Komentar ...
News Feed