DetikNews
Follow detikcom Like Follow
Selasa 06 Nov 2012, 13:21 WIB

Hakim yang Tangani Kasus Lingkungan Hidup Akan Disertifikasi

- detikNews
Hakim yang Tangani Kasus Lingkungan Hidup Akan Disertifikasi Balthasar Kambuaya
Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bersama dengan Mahkamah Agung (MA) akan melakukan sertifikasi bagi hakim yang menangani kasus lingkungan hidup. Menteri Lingkungan Hidup, Balthasar Kambuaya mengatakan hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya penguatan penegakan hukum lingkungan.

\\\"Pelaksanaan program sertifikasi hakim lingkungan diharapkan agar putusan pengadilan dalam penanganan perkara lingkungan hidup, baik di tingkat Pengadilan Negeri, Tata Usaha Negara, Pengadilan Tinggi, dan Mahkamah Agung akan lebih memenuhi rasa keadilan para pihak dan mendukung upaya pelestarian fungsi lingkungan hidup,\\\" kata Balthasar.

Hal tersebut disampaikan Balthasar dalam acara \\\"Pertemuan Koordinasi Penegakan Hukum Lingkungan\\\" di Hotel Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (6\/11\/2012).

Balthasar mengatakan, akhir bulan November 2012 ini akan ada 50 hakim yang disertifikasi. Mereka akan ditempatkan di daerah yang banyak terjadi kasus pelanggaran lingkungan hidup. Dalam program sertifikasi para hakim akan menerima pendidikan dan pelatihan.

\\\"Akhir bulan ini 50 hakim akan disertifikasi lingkungan hidup dan akan di tempatkan di daerah yg banyak kasus lingkungan hidupnya, seperti di Kalimantan,\\\" ucap Balthasar.

Dikesempatan yang sama, Ketua MA, Hatta Ali mengatakan sampai saat ini belum ada satupun hakim yang memiliki sertifikasi lingkungan hidup. Padahal menurutnya perkara lingkungan hidup sudah banyak yang masuk ke pengadilan.

\\\"Perkara lingkungan hidup sudah banyak dan sampai saat ini belum ada hakim yang punya sertifikasi. Kita melihat kasus yang paling banyak di Sumatra, Kalimantan dan Jawa. Jadi sementara kita menetapkan hakim yang berada di wilayah ini,\\\" kata Hatta.

Menurut Hatta, sertifikasi ini dilakukan untuk menyamakan persepsi tentang cara penanganan perkara lingkungan hidup. Hatta mengatakan dalam no 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup ada peraturan bahwa setiap hakim yang menyidangkan perkara lingkungan harus memiliki sertifikasi lingkungan.

\\\"Kita akan melakukan sertifikasi lingkungan kepada para hakim karena di UU ada aturannya. Kami mengkaji sebelumnya masalah yang timbul tidak satunya persepsi dalam memandang lingkungan hidup dan saat inilah waktunya menyamakan persepsi,\\\" ujarnya.

Hatta menambahkan, untuk kasus yang sudah disidangkan atau sedang disidangkan tetap akan memiliki kekuatan hukum, meskipun hakim yang menangangai perkara tersebut belum bersetifikasi.

\\\"Tetap jalan sebab tidak mungkin terjadi kevakuman. Tetap sah tidak ada kebatalan hukum,\\\" ujarnya.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua MA Hatta Ali, Jaksa Muda Pengawas Marwan Effendi, dan para hakim Pengadilan Tinggi, Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara dan Jaksa dari Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri.


(slm/mpr)
Komentar ...
News Feed