DetikNews
Senin 27 Aug 2012, 10:32 WIB

4 TKI Meninggal di Malaysia, Perlindungan Pemerintah Terhadap TKI Dikritik

- detikNews
4 TKI Meninggal di Malaysia, Perlindungan Pemerintah Terhadap TKI Dikritik ilustrasi
Jakarta - 4 TKI asal Banyumas meninggal di Malaysia. Kebijakan pemerintah dalam perlindungan WNI di Luar Negeri dikritik keras.

\\\"Jadi saya melihat memang terjadi suatu masalah koordinasi yang seringkali menjadi fatal dari masing-masing pihak di eksekutif, contohnya menyangkut empat TKI yang kemarin meninggal saja mereka belum tahu. Saat rapat Panja dengan komisi IX, Kemenlu sudah mengakui tidak mempunyai data yang akurat tentang keberadaan jangan TKI tapi juga WNI pada umumnya di luar negeri,\\\" kritik anggota Komisi IX DPR, Poempida Hidayatullah.

Hal ini disampaikan Poempida melalui pesan singkat kepada wartawan, Senin (27\/6\/2012).

Di sinilah kesulitannya kemudian dalam melakukan perlindungan terhadap WNI, khususnya TKI di luar negeri. Badan yang menempatkan TKI adalah BNP2TKI, sedangkan mekanisme perlindungannya selama ini melalui sistem asuransi ada di Kemenakertrans, namun ujung tombaknya ada di KBRI\/Kemenlu.

\\\"Harus tercipta suatu sistem koordinasi yang lebih baik lagi antar ketiga badan ini. Sehingga perkembangan apa pun dalam konteks perlindungan TKI\/WNI di luar negeri dapat dilaksanakan dengan lebih baik. Peristiwa-peristiwa malang yang menimpa mereka pun dapat seyogyanya segera diketahui oleh ketiga badan ini, agar dapat segera diatasi bahkan jika mungkin diantisipasi,\\\"tandasnya.

Empat orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kecamatan Wangon, Banyumas, Jawa Tengah, meninggal dunia secara misterius di Malaysia.

\\\"Kami hanya mendapatkan kabar jika mereka meninggal dunia akibat kecelakaan kapal dan jenazah mereka ditemukan di perairan Malaysia,\\\" kata Udin, kakak almarhum Aryanto kepada wartawan, Sabtu (25\/08\/2012).

Dari informasi yang dihimpun, keempat TKI tersebut adalah Sunar (43), Musonah (21), Pardi (40) warga Desa Pangadegan serta Aryanto (30) warga Desa Klapagading, Wangon, Banyumas.

Dari keempat jenazah tersebut, baru jenazah Aryanto yang sudah datang tadi pagi dan langsung dikebumikan. Almarhun Aryanto sudah bekerja selama satu tahun pada sebuah bengkel las bersama almarhum Sunar.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Banyumas, Nooryono memgatakan jika Dinas sudah mencari informasi mengenai tewasnya keempat TKI asal Banyumas.

\\\"Kami masih melakukan pengecekan sehingga belum mengetahui secara pasti apa yang sebenarnya terjadi,\\\" ungkapnya.


(van/mpr)
Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam", Senin sampai Jumat pukul 00.30 - 01.00 WIB, hanya di Trans TV
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed