DetikNews
Rabu 06 Jun 2012, 15:43 WIB

ICW akan Buka Posko Pengaduan Pungutan Biaya Masuk Sekolah

- detikNews
ICW akan Buka Posko Pengaduan Pungutan Biaya Masuk Sekolah
Jakarta - Berdasarkan Permendikbud No 60 tahun 2011, sekolah yang menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dilarang melakukan pungutan kepada siswa, utamanya saat pendaftaran masuk. Jika menemukan pelanggaran, selain bisa mengadu langsung ke Kemendikbud di email pengaduan@kemdikbud.go.id<\/em>, Anda juga bisa mengadu ke Indonesia Corruption Watch (ICW).

\\\"Seharusnya peraturan itu efektif ya, karena memang berdasarkan peraturan, sekolah tidak boleh memungut biaya masuk, terutama untuk SD dan SMP,\\\" kata Tim Monitoring Pelayanan Publik ICW, Siti Juliantari, di kantornya, Jl Kalibata Timur IVD, Jakarta Selatan, Rabu (6\/6\/2012)

Jika pun masih ada masyarakat yang menemukan sekolah yang meminta pungutan kepada siswanya, Tari mengatakan dapat mengadu ke ICW. Ia dan tim dari ICW akan melakukan konfirmasi dan meneruskan laporan masyarakat ke Kemendikbud.

\\\"Kita akan konfirmasi dan teruskan ke Kemendikbud,\\\" ujarnya.

Tari menjelaskan ICW akan membuka posko untuk menerima pengaduan dari masyarakat. Letak dan bentuk poskonya masih sama seperti posko pengaduan pelanggaran ujian nasional (UN).

\\\"Posko resminya memang belum dibuka. Tapi kalau ada pengaduan untuk di Jakarta bisa datang atau telepon ke ICW. Selain itu kita menyebar jaringan di beberapa daerah seperti di Sulawesi Tenggara, di NTT, NTB,\\\" paparnya.

Menemukan pelanggaran dan ingin mengadu? Anda bisa datang langsung ke kantor ICW atau menghubungi ICW di nomor 085215327964<\/em> dengan contact person<\/em> Jumono<\/em>.

Sebelumnya Kemendikbud menegaskan larangan sekolah negeri\/swasta yang menerima BOS untuk melakukan pungutan, utamanya pada saat pendaftaran masuk siswa baru. Beberapa isi Permendikbud 60 Tahun 2011 sebagai berikut:

Pasal 3<\/strong>
Sekolah pelaksana program wajib belajar dilarang memungut biaya investasi dan biaya operasi dari peserta didik, orang tua, atau walinya.

Pasal 4<\/strong>
(1) Sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat tidak boleh melakukan pungutan:
a. yang dikaitkan dengan persyaratan akademik untuk penerimaan peserta didik, penilaian hasil belajar peserta didik, dan\/atau kelulusan peserta didik; dan
b. untuk kesejahteraan anggota komite sekolah atau lembaga representasi pemangku kepentingan sekolah.
(2) Sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat dilarang melakukan pungutan kepada peserta didik, orang tua, atau walinya yang tidak mampu secara ekonomis.

Pasal 5<\/strong>
(1) Sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat yang menerima bantuan operasional tidak boleh memungut biaya operasi.
(2) Dalam keadaan tertentu jika sekolah sebagaimana dimaksud pada ayat
(1) melakukan pungutan biaya operasi maka sekolah harus:
a. memperoleh persetujuan tertulis dari orang tua atau wali peserta didik;
b. memperoleh persetujuan tertulis dari komite sekolah;
c. memperoleh persetujuan tertulis dari kepala dinas pendidikan provinsi dan kepala dinas pendidikan kabupaten\/kota, sesuai kewenangan masing-masing; dan
d. memenuhi persyaratan :
1) perencanaan investasi dan\/atau operasi yang jelas dan dituangkan\\\\dalam rencana strategis, rencana kerja tahunan, serta anggaran tahunan yang mengacu pada SNP;
2) perencanaan investasi dan\/atau operasi diumumkan secara transparan kepada pemangku kepentingan sekolah;
3) perolehan dana disimpan dalam rekening atas nama sekolah;
4) perolehan dana dibukukan secara khusus oleh sekolah, terpisah\\\\dari dana yang diterima dari penyelenggara sekolah; dan
5) penggunaan sesuai dengan perencanaan.

Pasal 6<\/strong>
(1) Sekolah dasar dan sekolah menengah pertama yang bertaraf internasional tidak boleh melakukan pungutan tanpa persetujuan tertulis dari Menteri atau pejabat yang ditunjuk.
(2) Sekolah dasar dan sekolah menengah pertama yang dikembangkan menjadi bertaraf internasional tidak boleh melakukan pungutan tanpa persetujuan tertulis dari bupati\/walikota atau pejabat yang ditunjuk.

Silakan melihatnya pada situs Kemendikbud di sini<\/a>.



(trq/nwk)
Ikuti informasi penting, menarik dan dekat dengan kita sepanjang hari, di program "Reportase Sore" TRANS TV, Senin sampai Jumat mulai pukul 14.30 - 15.00 WIB
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed