DetikNews
Jumat 20 Apr 2012, 19:56 WIB

Mendikbud: Pada Dasarnya yang Suka Tawuran Anak Baik, Butuh Perhatian

- detikNews
Mendikbud: Pada Dasarnya yang Suka Tawuran Anak Baik, Butuh Perhatian
Jakarta - Aksi tawuran pelajar di Jakarta sudah mengkhawatirkan. Para pelajar semakin berani melakukan tindak kriminal dalam tawuran tersebut. Mendikbud Muhammad Nuh pun menyatakan keprihatinannya akan aksi tawuran yang kian marak.

\\\"Kita semua prihatin, oleh karena itu kita ajak dialog. Mereka nangis, ciumi kaki ibu-bapaknya, artinya pada dasarnya mereka anak baik,\\\" kata M Nuh kepada wartawan usai berdialog dengan para orangtua & siswa di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman Jumat (20\/4\/2012).

Dalam kesempatan dialog tersebut, sejumlah siswa yang ditahan di kantor polisi akibat ikut tawuran dihadirkan bersama para orangtua.

M Nuh mengatakan, pada prinsipnya para pelajar yang terlibat tawuran adalah anak baik. Namun, lingkungan dan pergaulan lah yang menyebabkan para siswa tersebut melakukan aksi tawuran.

\\\"Jadi, satu kita semua punya prinsip adik-adik kita itu anak-anak baik, tapi dalam perjalanan selalu saja entah ikut atau lingkungan sehingga terjebak dalam tawuran dan kriminal, bawa sajam,\\\" jelasnya.

Ia melanjutkan, sudah menjadi kewajiban para orang tua dalam membina anak-anaknya. \\\"Pertama, keluarga harus berikan perhatian lebih,\\\" katanya.

Pihak sekolah juga, katanya, harus berperan aktif memberikan pembinaan terhadap para siswanya. \\\"Sekolah tidak cukup mengajar, tetapi berikan sentuhan hati, diajak dialog dari hati ke hati. Kalau ada anak yang nakal,\\\" katanya.

\\\"Kalau ada sekolah yang muridnya sering tawuran, itu tanda dia tidak mampu membina karakter anak\\\',\\\" lanjutnya.

Selanjutnya, ketikan ditanya saksi apa yang akan diberikan terhadap pihak sekolah bila muridnya melakukan tawuran, ia menjawab, \\\"Kita jangan bicara sanski, tapi kita bina sekolah itu mulai Kepsek. Kita ajak dinas pendidikan di daerah-daerah harus dilakukan penyegaran pimpinan sekolahnya\\\".

\\\"Masyarakat semua sama-sama mengamankan agar mereka tidak terjebak hal yang negatif,\\\" imbuhnya.

Sementara itu, Mendiknas juga menyatakan apresiasi terhadap Polda Metro Jaya yang melakukan tindakan terhadap pelajar yang terlibat tawuran mulai dari preemtif, preventif hingga represif.

\\\"Kami berikan dukungan untuk diproses sesuai prosedur. Kalau berulang kali melakukan tawuran, tentu harus ditindak lebihbtegas lagi dan polisi tentu punya prosedur dan SOP-nya,\\\" tutupnya.



(mei/ndr)
Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam", Senin sampai Jumat pukul 00.30 - 01.00 WIB, hanya di Trans TV
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed