DetikNews
Follow detikcom Like Follow
Jumat 13 Apr 2012, 15:59 WIB

Kisah \'Bang Maman\' Merujuk Standar Kompetensi Kemdikbud

- detikNews
Jakarta - \\\'Kisah Bang Maman dari Kali Pasir\\\' tidak hanya ada di buku Pendidikan Lingkungan Budaya Jakarta (PLBJ) untuk kelas 2 terbitan CV Media Kreasi. Kisah ini sengaja diangkat untuk memahami cerita rakyat Jakarta dan merujuk standar kompetensi (SK) Kemdikbud.

\\\"Kalau kita melihat cerita istri simpanan itu ada di daftar isi pada kolom standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD). SK-nya istri simpanan itu memahami dongeng cerita rakyat \\\'Bang Maman dari Kali Pasir\\\'. Jadi ya semua buku pasti ada, nggak cuma di LKS,\\\" terang Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Retno Listiarti.

Hal itu disampaikan dia dalam jumpa pers di kantor Indonesia Corruption Watch (ICW), Jl Kalibata Timur, Jakarta, Jumat (13\/4\/2012).

Dia menjelaskan, beberapa penerbit ada yang menyamarkan istilah istri simpanan. Namun istilah kawin-cerai tetap disebutkan dalam wacana.

\\\"Karena memang SK dan KD-nya mengatur demikian. Yudhistira mengunakan istilah kawin lagi atau membantu keluarga lain,\\\" sambung Retno.

Menurutnya dalam hal ini penulis tidaklah salah. Sebab apa yang disampaikan merujuk pada SK dan KD yang sudah disusun Kemdikbud. \\\"Jadi yang harusnya tanggung jawab ya pemerintah,\\\" ucap Retno.

Sementara itu Direktur Sekolah Tanpa Batas, Bambang Wisudo, menilai kejadian itu seperti pelepasan tanggung jawab pemerintah. Sehingga kemudian yang disalahkan adalah penulis buku, guru dan sekolah.

\\\"Kasus buku ini hanya satu kasus kecil, padahal banyak yang mencederai anak, banyak kekerasan simbolik. Anak terpaksa untuk sekolah padahal sekolah membosankan. Bukan hanya buku dan kurikulum yang sampah dan tidak mencerdaskan. Jadi sekolah hanya upacara inisiasi untuk menuju kedewasaan,\\\" tuturnya.

\\\"Jadi otoritas profesional guru ini sudah dirampas oleh negara. Guru jadi tidak bisa menentukan lagi mana yang layak untuk muridnya,\\\" imbuh Bambang.

Atas kasus \\\'istri simpanan\\\' ini, FSGI, Forum Musyawarah Guru Jakarta (FMGJ) dan Sekolah Tanpa Batas (STB) menyuarakan 3 hal, yakni:

1. Mendesak Kemdikbud harus segera mengkaji kembali kurikulum SK\/KD semua mata pelajaran di tingkat SD. Karena hasil penelitian IER (Institute Education of Reform) Universitas Paramadina 2008 menyimpulkan rendahnya mutu buku teks SD yang beredar di Indonesia. Kasus ini harus dijadikan momen pemerintah memperhatikan bahan ajar dan buku teks yang digunakan di Indonesia untuk seluruh level kelas.
2. Menolak pemerintah terkesan melepas tanggung jawab dengan alasan LKS ini tidak melalui penilaian pUsat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk) Kemendikbud.
3. Menolak guru, sekolah, penulis buku dan penerbit buru-buru disalahkan dalam kasus cerita istri simpanan.


(vit/nwk)
Komentar ...
News Feed