DetikNews
Kamis 31 Mar 2011, 09:09 WIB

Ada Candaan Soal Bom, Pesawat Silk Air di Palembang Delay 6 Jam

- detikNews
Palembang - Hati-hati bercanda soal bom, sebab bisa jadi candaan Anda dianggap serius. Pesawat Silk Air tujuan Palembang-Singapura delay hampir 6 jam di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, lantaran ada penumpang yang bercanda soal bom.

\\\"Peristiwanya terjadi semalam. Saat itu ada seseorang yang menaruh jaketnya di
pangkuan. Lalu diminta pramugari untuk meletakkan jaketnya di kabin. Teman di
sebelahnya bercanda bilang \\\'memang ada bomnya\\\',\\\" tutur Manager Operasi Bandara SMB
II Iskandar Hamid kepada detikcom, Kamis (31\/3\/2011).

Mendengar itu, sang pramugari yang bernama Siti Nurhendon lantas melapor ke kapten
pesawat. Kapten melanjutkan laporan ke menara pengawas. Laporan pun
ditindaklanjuti.

\\\"Ada pemeriksaan dari Gegana dan TNI AU. Pesawat sempat diisolasi ke tempat yang
aman, dan agak jauh dari terminal. Memang SOP-nya begitu. Apa yang dilakukan
pramugari sudah tepat, karena ini dilakukan untuk menghindari yang tidak
diinginkan,\\\" terang Iskandar.

Dia menambahkan, setelah Gegana dan TNI AU melakukan penyisiran di dalam pesawat,
tidak ditemukan bom. Ternyata keberadaan \\\'bom\\\' murni hanya candaan penumpang.
Pesawat tersebut sedianya terbang pada Kamis (30\/3) pukul 18.45 WIB. Gara-gara ada
\\\'insiden\\\' tersebut, pesawat baru take off pukul 00.20 WIB alias delay hampir 6 jam.

\\\"Di dalam pesawat ada 61 orang termasuk kru. Penumpang awalnya tidak tahu ada
peristiwa apa, namun ketika ada petugas Gegana dan TNI yang masuk mereka baru tahu
apa yang terjadi. Penumpang juga diturunkan terlebih dahulu dari pesawat dan dibawa
ke gedung terminal,\\\" sambung Iskandar.

Sementara itu 3 pria yang melontarkan candaan tentang bom, dibawa ke Mapolresta
Palembang. Demikian pula dengan pramugari yang melaporkan peristiwa itu.

\\\"17 Penumpang termasuk 3 pria itu akhirnya cancel penerbangan dengan Silk Air.
Mungkin karena ada yang merasa terlalu malam berangkatnya,\\\" lanjut Iskandar.

Dia mengimbau, di tengah situasi yang sensitif dengan bom-bom dan barang mencurigakan, hendaknya masyarakat berhati-hati dalam bercanda. Sebab candaan
semacam itu besar kemungkinan dianggap serius.

Peristiwa serupa juga pernah terjadi beberapa hari lalu. Seorang penumpang Garuda bercanda dirinya membawa bom karena enggan menyimpan barangnya ke bagasi. Akibatnya penerbangan tertunda 3 jam.



(vit/nrl)
-
Komentar ...
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed