DetikNews
Jumat 14 Jan 2011, 11:54 WIB

UGM Tetap Buka Jalur Mandiri, Dilaksanakan Usai SNMPTN

- detikNews
Jakarta - Institut Teknologi Bandung (ITB) memutuskan untuk menutup seleksi mahasiswa lewat jalur mandiri. Sedangkan, Universitas Gadjah Mada (UGM) tetap membuka jalur mandiri sejak 3 Januari 2011 lalu.

UGM menetapkan, pelaksanaan seleksi jalur mandiri itu diundur usai Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

\\\"Terjadi perubahan yang dinamis usai diskusi dengan Ditjen Dikti Kemendiknas kemarin. Posisi UGM sedang mencoba mengisi Permendiknas Nomor 34 Tahun 2010, segala kegiatan kita berubah,\\\" ujar Kepala Humas UGM Suryo Baskoro ketika berbincang dengan detikcom, Jumat (14\/1\/2010).

Sedianya UGM sudah membuka pendaftaran program Seleksi Mandiri (Penelusuran Bakat Swadana\/PBS dan Ujian Tulis (UTUL) sejak 3 Januari 2011 lalu hingga 15 Maret 2011. Dalam situs um.ugm.ac.id, tak hanya jalur seleksi mandiri, UGM juga membuka pendaftaran program penelusuran bibit unggul pada 3 Januari 2011-10 Februari 2011.

Tes tertulis untuk Seleksi Mandiri dilaksanakan pada 27 Maret 2011. Lebih dulu dari jadwal tes SNMPTN, 31 Mei-1 Juni 2011.

\\\"Kepastian seperti apa perubahannya, Minggu depan kami akan diskusikan dan bahas. Misalnya (seleksi) mandirinya boleh, setelah tesnya atau sebelum pengumuman (SNMPTN),\\\" ujar Suryo.

UGM tahun ini akan menerima sekitar 7 ribu mahasiswa S1 yang terbagi dalam 68 program studi. Sesuai dengan Permendiknas Nomor 34\/2010, UGM akan menyediakan 60 persen kursinya untuk mahasiswa jalur SNMPTN, termasuk jalur undangan\/penelusuran bibit unggul.

\\\"40 Persen sisanya jalur mandiri,\\\" jelasnya.

Sebelumnya diberitakan 60 Persen mahasiswa perguruan tinggi negeri akan diterima melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Perguruan Tinggi Negeri yang tak memenuhi kuota ini akan ditegur.

\\\"Sekurang-kurangnya 60 persen dari bangku kuliah di setiap perguruan tinggi diseleksi melalui pola seleksi nasional,\\\" ujar Ketua Panitia SNMPTN Nasional, Herry Suhardiyanto, pada konferensi press \\\"Launching SNMPTN 2011\\\" di Kantor Kemendiknas Kamis (13\/01\/11).

Mengenai beberapa Perguruan Tinggi Negeri yang akan mengadakan ujian masuk tersendiri mendahului SNMPTN dan tidak mengikuti kuota 60 persen, Herry menyatakan akan melakukan imbauan. \\\"Kami dalam posisi mengimbau agar kita mematuhi peraturan yang telah ada,\\\" ujar rektor IPB ini usai acara.

Namun Herry menambahkan, pihaknya akan menegur jika akhirnya mereka tetap melakukan seleksi sendiri yang tidak memberikan kuota 60 persen bagi jalur SNMPTN. \\\"Kami tak mungkin memberi sanksi, tapi teguran akan kami berikan,\\\" tegas doktor kelahiran Banyumas ini.

Atas ketetapan baru ini, kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) mulai tahun 2011, menghapus penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri. Seluruh calon mahasiswa akan disaring melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).


(nwk/fay)
Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi", Senin - Jumat pukul 04.15 - 05.00 WIB, dan Sabtu - Minggu pukul 04.00 - 05.00 WIB hanya di Trans TV
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed