DetikNews
Minggu 14 Nov 2010, 23:20 WIB

Laporan Dari Jepang

Boediono: Jangan Cuma Melihat Sisi Negatif Bangsa Kita

- detikNews
Jakarta - Melakukan otokritik terhadap berbagai kelemahan bangsa sendiri memang sehat. Namun, bila itu dilakukan terus-menerus, hasilnya justru sisi negatif Indonesia saja yang terlihat. Padahal, banyak kemajuan yang telah dicapai bangsa ini, terutama di tataran internasional.

\\\"Saya mohon saudara sekalian menunjukkan yang terbaik dari bangsa kita. Jangan melihat sisi negatifnya saja,\\\" kata Boediono saat bertemu dengan 200-an Warga Negara Indonesia (WNI) di KBRI Jepang, Tokyo, Minggu (14\/11\/2010).

Boediono mengatakan, Indonesia sudah semakin kelihatan perannya di dunia internasional. Sebagai contoh, Indonesia mempunyai posisi yang penting dalam G20, himpunan negara-negara maju dan berkembang.

\\\"G20 adalah forum penentuan policy ekonomi, keuangan, dan bahkan sampai climate change, yang paling top di dunia,\\\" jelasnya.

Di forum G20 itu, menurut mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) itu, Indonesia juga merupakan wakil dari negara-negara di kawasan asia.

Selain G20, Indonesia juga mempunyai posisi tawar yang kuat di Organisasi Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik atau Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC). Indonesia bahkan merupakan negara yang memprakarsai berdirinya APEC, yang kini beranggotakan 21 negara termasuk Amerika Serikat (AS).

Boediono lalu mengungkapkan keberhasilan Indonesia dalam KTT APEC ke-21 yang baru saja selesai dihelat di Yokohama dimana ia menggantikan Presiden SBY sebagai delegasi RI. Negara-negara anggota APEC sepakat untuk mereakumulasi \\\"Bogor Goals\\\" sesuai usul Indonesia.

Bogor Goals adalah hasil kesepakatan KTT APEC tahun 1994 di Bogor. Dokumen itu berisi 3 hal: upaya memperlancar perdagangan, peningkatkan fasilitas atau kemudahan di masing-masing negara dalam urusan investasi, serta kerja sama untuk meningkatkan pembangunan.

\\\"Di dalam negeri sendiri, kita tetap upayakan yang terbaik. Banyak hal yang memang masih jauh dari yang kita inginkan, tapi kita progresif maju. Hanya perlu tekad untuk menata ke depan,\\\" tutupnya.

Wakil Presiden Boediono pun meminta agar para WNI di luar negeri menunjukkan Indonesia sebagai bangsa yang tulus.

\\\"Kalau kerja di sini, kerjalah dengan hati yang tulus. Tunjukkanlah orang Indonesia itu tulus. Sentuhlah hati masyarakat di sini. Tunjukkanlah kita bangsa yang bisa menyentuh hati bangsa lain,\\\" lanjut mantan Gubernur Bank Indonesia ini.

Boediono berkunjung ke Jepang dalam rangka menghadiri penutupan KTT APEC menggantikn keikutsertaan Presiden SBY, yang harus kembali lebih cepat untuk memantau penanganan bencana di tanah air. Wapres bersama Ibu Herawati dan rombongan mendarat di Bandara Narita, 60 Km dari Yokohama, pada pukul 09.16 waktu setempat. Ia dijadwalkan berada di Jepang hingga Rabu 17 November mendatang.


(irw/rdf)
Ikuti berbagai berita penting dan menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat, selama Ramadan pukul 14.15 - 14.45 WIB
Komentar ...
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed