DetikNews
Sabtu 07 April 2018, 13:16 WIB

Keunggulan Bus Suroboyo, Serba Otomatis dan Bisa Bayar Pakai Sampah

Zaenal Effendi - detikNews
Keunggulan Bus Suroboyo, Serba Otomatis dan Bisa Bayar Pakai Sampah Bus Surobyo. (Foto: Zaenal Effendi/detikcom)
Surabaya - Selain diharapkan mengurangi kepadatan dan sampah plastik, Bus Suroboyo juga miliki keunggulan lain yakni tetap berjalan meski traffic light menyala merah.

"Bus Suroboyo aman saat melintas. Artinya, transportasi massal ini terintegritasi dengan sistem pengaturan lalu lintas jalan. Sebab, lampu lalu lintas secara otomatis akan berubah menjadi hijau jika bus ini melintas. Pusat kontrol ada di Terminal Bratang dan Joyoboyo," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Irvan Wahjudrajat di sela soft launching Bus Suroboyo di Gedung Siola, Sabtu (7/4/2018).

Bus Suroboyo dilengkapi dengan 12 kamera CCTV pada bagian dalam dan 3 kamera CCTV yang disematkan pada bagian luar. Keberadaan kamera-kamera ini untuk memberikan rasa aman bagi penumpang. Pintu bus dilengkapi sensor sehingga jika ada penumpang yang menghalangi, pintu tidak akan tertutup dan bus tidak akan berjalan.

Bus dengan lebar 2,4 meter dan panjang 12 meter dilengkapi tombol darurat jika terjadi kebakaran atau kecelakaan. "Pengemudi bus dapat menekan tombol dan alarm akan berbunyi lalu pintu bus akan terbuka secara otomatis," ungkap Irvan.

Keunggulan Bus Suroboyo, Serba Otomatis dan Bisa Bayar Pakai SampahFoto: Zaenal Effendi/detikcom
Selain nyaman dan memiliki berbagai macam manfaat, bus ini ramah untuk penyandang difabel, lansia dan ibu hamil. Bus Suroboyo juga dilengkapi tombol khusus dekat pintu masuk jika dipencet, asisten pengemudi akan membantu penyandang difabel masuk ke dalam bus.

"Suroboyo bus didesain low entry (tinggi pintu masuk yang rendah) yang mana ketinggian pintu sejajar dengan pedestrian," tambah Irvan.

Untuk rute bus, mulai dari arah selatan ke utara (terminal Purabaya hingga Halte Rajawali), begitu pula sebaliknya dari halte Rajawali menuju terminal Purabaya.

"Bus akan beroperasi mulai pukul 6 pagi hingga 10 malam dilengkapi aplikasi GoBis untuk melihat jadwal kedatangan bus di setiap halte, asal dan tujuan, hingga posisi bus berada," ujar dia.

Bus dengan kapasitas 67 orang ini dilengkapi dengan handle untuk pegangan penumpang serta warna bangku penumpang untuk laki-laki dan perempuan. Pada bagian depan berwarna merah muda untuk kaum hawa sedangkan bagian belakang berwarna oranye untuk laki-laki. "Pemisahan area tersebut untuk meminimalisir tindak pelecehan seksual di dalam bus," pungkas dia.


(ze/trw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed