Di Situbondo Ada 'Suami' Berkelamin Perempuan

Di Situbondo Ada 'Suami' Berkelamin Perempuan

Ghazali Dasuqi - detikNews
Jumat, 11 Sep 2015 13:27 WIB
Foto: Ghazali Dasuqi
Foto: Ghazali Dasuqi
Situbondo - Kata 'suami' biasanya selalu identik dengan seorang pria yang telah beristri. Namun di Situbondo, ada Suami yang ternyata seorang perempuan tua.

Namun, Suami yang tinggal di Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, ini adalah nama seorang nenek berusia 63 tahun. Suami bahkan juga pernah memiliki suami bernama Herman. Namun, Suami dari suami itu telah lama meninggal dunia.

"Saya tidak tahu kenapa orang tua memberi saya nama Suami. Saya syukuri saja, karena ternyata saya sehat-sehat saja dengan nama itu," kata Suami kepadadetikcom di rumahnya, Jumat (11/9/2015).


Sulung dari tiga bersaudara itu tidak pernah memprotes orang tuanya dengan pemberian nama yang terdengar tak lazim tersebut. Meskipun kedua orang tuanya, yakni pasangan Misnayo dan Usima, telah memberi nama kedua adiknya dengan nama yang lebih wajar, yakni Sartono dan Tolaki. Suami menganggap tidak ada yang aneh atau janggal dengan namanya.

"Orang-orang di sini tidak ada yang mempermasalahkan. Saya biasa dipanggil dengan sebutan Suwami, cuma mungkin tulisannya saja yang Suami," ujar nenek pencari barang rongsokan yang telah lama menjanda itu.

Suami sendiri memiliki 3 orang anak, yang semuanya memiliki nama yang wajar. Masing-masing, Nito, Niti, dan Tinem. Ketiganya sudah sama-sama menikah dan memiliki anak.

"Ibu saya memang namanya Suami. Semua di kartukependudukannya juga bertuliskan Suami, baik di KTP maupun diKSK," timpalTinem, anak bungsu Suami.


Kepala Dusun tempat tinggal Suami, Ninghar Supriyadi, juga tidak menampik ada warganya yang bernama Suami. Menurut dia, nama Suami memang asli dan bukan dibuat-buat. Semua kartu identitas yang bersangkutan memang bertuliskan dengan nama Suami.

"Dulu saat ada pemberian bantuan dari pemerintah, nama Suami ini memang sempat dipertanyakan. Tapi setelah dicek ternyata memang benar, namanya Suami sesuai di KTP-nya," papar Ninghar Supriyadi. (bdh/bdh)