DetikNews
Kamis 09 Jul 2015, 16:10 WIB

Ratusan Orang Berebut Gadget Murah, Dua Orang Pingsan

Enggran Eko Budianto - detikNews
Ratusan Orang Berebut Gadget Murah, Dua Orang Pingsan Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Menjelang lebaran, memiliki gadget baru seakan sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Demi mendapatkan gadget murah, ratusan warga rela berdesakan di sebuah toko handphone di simpang 3 Jalan Bhayangkara, Kota Mojokerto, Kamis (9/7/2015).

Kericuhan sempat terjadi, bahkan 2 orang calon pembeli pingsan lantaran lelah berdesakan selama berjam-jam. Toko handphone dan aksesoris ini memberikan diskon harga hingga 80%. Namun, tenggat waktu penjualan hanya dibuka selama 3 jam, yakni pukul 14.00-17.00 Wib. Akibatnya, ratusan warga yang ingin memiliki smartphone berharga murah rela mengantri berjam-jam.

Terbatasnya waktu pemberian diskon juga membuat antrean yang sebelumnya rapi menjadi semrawut. Kericuhan kecil sempat terjadi saat warga yang tak sabar ingin masuk ke dalam toko, berusaha saling mendahului. Mereka khawatir tak kebagian diskon yang diberikan toko handphone tersebut.

Tak ayal, kondisi itu membuat 2 orang calon pembeli yang kelelahan berdeskan pingsan. Apalagi, lokasi antrean berada di luar toko di bawah terik matahari. Seorang perempuan dan anak kecil yang tak sadarkan diri di tengah kerumunan massa langsung dibawa masuk petugas toko.

"Saya antre mulai pukul 12.00 Wib tadi. Katanya dapat diskon 80%, makanya saya antre sejak awal," kata salah seorang pembeli Ahmad Haidar (21), warga Kecamatan Diwek, Jombang.

Menanggapi kericuhan ini, GM toko handphone Agus Darmawan mengatakan, pihaknya tak menduga animo masyarakat bakal tinggi. Keterbatasan tempat membuat calon pembeli saling berdesakan hingga ada yang pingsan. Sebagai bentuk tanggungjawab, pihaknya menyediakan tenaga kesehatan untuk merawat korban pingsan.

"Kami sudah siapkan medical juga kendaraan apabila dibutuhkan bisa digunakan," sebutnya.

Agus menjelaskan, penjualan gadget dengan diskon hingga 80% ini untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri. Pihaknya menyediakan 800-1.000 gadget dan aksesorisnya selama pemberian diskon. "Ini kami jual rugi, estimasi kerugian bisa sampai Rp 100 juta," ungkapnya.

Kerumunan massa yang membludak hingga memakan sebagian Jalan KH Nawawi dan Jalan Bhayangkara membuat arus lalu lintas padat merayap. Sejumlah anggota polisi dari Polres Kota Mojokerto terlihat mengatur arus lalu lintas yang tak kalah semrawutnya dengan antrean pembeli gadget.
(fat/fat)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed