Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 3,253.000
-
Rp 21,474.000
Berita Lain
-
Sabtu, 18/05/2013 15:38 WIB
106 PNS Pelanggar Lalu Lintas Terjaring Operasi Simpatik Lodaya -
Sabtu, 18/05/2013 13:26 WIB
Istri Minta Dada Rosada Jangan Mangkir Diperiksa KPK -
Sabtu, 18/05/2013 12:09 WIB
Usai Rumah Digeledah KPK, Dada Absen Buka Bandung Fashion -
Jumat, 17/05/2013 17:57 WIB
Kecelakaan Kerja, 2 Pekerja Hotel Pullman di Dago Patah Tulang -
Jumat, 17/05/2013 15:45 WIB
2 Periode Kepemimpinan Dada Rosada, Alokasi APBD Tidak Proporsional -
Jumat, 17/05/2013 15:41 WIB
KPK Diduga Geledah Kamar Tidur Dada Rosada di Pendopo
Indeks Berita
Forum Bandung
Thread Pilihan

Senin, 06/05/2013 13:32 WIB
Ini Cara Asyik Belajar Sejarah Kota Bandung
Posted : aidiralazuardi
Kamis, 04/10/2012 18:36 WIB
Belum Ada Sinyal Pembangunan Server BlackBerry di Indonesia
Tya Eka Yulianti - detikBandung
Bandung -
Adanya gangguan layanan Blackberry pada Rabu (3/10/2012) kemarin disoroti Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Kejadian ini bahkan kembali menguatkan desakan agar Research In Motion (RIM) segera membangun server di Indonesia.
Meski sudah didesak berulang kali, namun tampaknya produsen BlackBerry itu belum memberi sinyal yang diinginkan dalam waktu dekat. Sebab menurut mereka, lokasi server yang lebih dekat tidak lantas menjamin bakal tidak adanya gangguan sama sekali.
Hal itu diungkapkan Vice President & Managing Director South Asia RIM, Hastings Singh, saat ditemui usai meresmikan Blackberry Innovation Center di Aula Barat ITB, Kamis (4/10/2012).
"Isu jaringan itu tidak ada hubungannya dengan lokasi server. Di mana pun lokasi server bisa saja terjadi masalah," elak Hastings.
Alih-alih menjawab soal rencana pembangunan server di Tanah Air, Hastings lebih menjelaskan bahwa RIM akan fokus pada server yang saat ini sudah ada.
"Saat ini kami fokus untuk mengelola server agar bisa diandalkan," tuturnya.
Sementara saat disinggung apakah RIM dapat memberikan garansi bahwa gangguan serupa tak akan terjadi lagi di masa yang akan datang, Hastings hanya menjawab "Dalam bisnis, kami berusaha berkomitmen memberikan yang terbaik. Kami berusaha. Ini bukanlah sesuatu yang kami harapkan," jelasya.
Hastings sendiri menyebut bahwa saat ini pengguna Blackberry sudah menembus angka 80 juta secara global, dan Indonesia merupakan salah satu basis pengguna BlackBerry terbesar.
(tya/ern)
Belum Ada Sinyal Pembangunan Server BlackBerry di Indonesia
Tya Eka Yulianti - detikBandung
Meski sudah didesak berulang kali, namun tampaknya produsen BlackBerry itu belum memberi sinyal yang diinginkan dalam waktu dekat. Sebab menurut mereka, lokasi server yang lebih dekat tidak lantas menjamin bakal tidak adanya gangguan sama sekali.
Hal itu diungkapkan Vice President & Managing Director South Asia RIM, Hastings Singh, saat ditemui usai meresmikan Blackberry Innovation Center di Aula Barat ITB, Kamis (4/10/2012).
"Isu jaringan itu tidak ada hubungannya dengan lokasi server. Di mana pun lokasi server bisa saja terjadi masalah," elak Hastings.
Alih-alih menjawab soal rencana pembangunan server di Tanah Air, Hastings lebih menjelaskan bahwa RIM akan fokus pada server yang saat ini sudah ada.
"Saat ini kami fokus untuk mengelola server agar bisa diandalkan," tuturnya.
Sementara saat disinggung apakah RIM dapat memberikan garansi bahwa gangguan serupa tak akan terjadi lagi di masa yang akan datang, Hastings hanya menjawab "Dalam bisnis, kami berusaha berkomitmen memberikan yang terbaik. Kami berusaha. Ini bukanlah sesuatu yang kami harapkan," jelasya.
Hastings sendiri menyebut bahwa saat ini pengguna Blackberry sudah menembus angka 80 juta secara global, dan Indonesia merupakan salah satu basis pengguna BlackBerry terbesar.
(tya/ern)

Sending your message
