Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 5,192.000
-
Rp 3,253.000
Berita Lain
-
Kamis, 23/05/2013 20:11 WIB
250 Pemuda dari 25 Provinsi Ikuti Indonesia Youth Forum 2013 -
Kamis, 23/05/2013 19:59 WIB
Pita Cukai Palsu Miras Impor Rp 3,9 M Diproduksi di Bekasi -
Kamis, 23/05/2013 15:41 WIB
Dewan Segera Selesaikan Rekomendasi Pencabutan IMB Baksil -
Kamis, 23/05/2013 14:54 WIB
PT KA Segel Toko Sari Raos Cihampelas -
Kamis, 23/05/2013 12:24 WIB
Bruk, Rumah di Jalan Moch Toha Tiba-tiba Rubuh -
Kamis, 23/05/2013 11:45 WIB
Pemalsu Pita Cukai Miras Impor Senilai Rp 3,9 M Ditangkap di Bandung
Indeks Berita
Forum Bandung
Sabtu, 09/06/2012 20:01 WIB
Suporter Persib dan Persija Segera Berdamai
Oris Riswan Budiana - detikBandung
Bandung -
Dua kelompok suporter yang selama ini berseteru yakni Viking (suporter Persib Bandung) dan The Jak Mania (suporter Persija Jakarta-red), segera berdamai. Hal itu agar tidak ada lagi korban akibat perseteruan antara keduanya.
"Untuk perdamaian, kita akan lakukan komunikasi antara Persija, Persib, Jak Mania dan Bobotoh. Mudah-mudahan bisa terjalin ke hari-hari mendatang," kata Ketum Persija Ferry Paulus kepada wartawan.
Hal itu disampaikan Ferry usai berkunjung ke rumah almarhum Rangga Cipta Nugraha di Jalan Edeng Suanda (Pasirleutik) RT 5 RW 4, Kampung Pasirleutik, Desa Padasuka, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Sabtu (9/6/2012).
Menurutnya, konsolidasi para pengurus The Jak sudah dilakukan. Hal itu sebagai penjajakan untuk perdamaian dengan bobotoh, khususnya Viking. Ke depan, setelah suasana reda, The Jak berencana menggelar pertemuan dengan Bobotoh.
Kunjungan ke rumah Rangga pun diharapkan sebagai langkah awal yang baik untuk menuju ke arah perdamaian. "Mudah-mudahan ini jadi tempat yang baik dan tidak putus sampai di sini. Ini akan terus berlanjut supaya harmonisasi antara sesama pendukung ini terus berjalan dengan baik," jelas Ferry.
Ia mengatakan, Persib dan Persija selama ini tidak bermusuhan sebagai sebuah tim. Kalaupun bertikai, itu hanya di lapangan sebagai bagian dari pertandingan. Setelah laga usai, tak ada konflik antar para pemain kedua tim.
Namun yang bermasalah justru di tingkat suporter, khususnya di tataran grass root alias akar rumput. Perdamaian antar pengurus dua kelompok suporter relatif lebih mudah dilakukan. Tapi hal itu tidak mudah dilakukan di tataran grass root. "Ini yang paling penting," cetusnya.
Meski begitu, hal itu jadi tantangan bagi kedua pihak untuk saling berdamai satu sama lain hingga ke tingkat paling bawah, tidak hanya di kalangan pengurus.
Ferry menambahkan, The Jak sendiri sebenarnya ingin berdamai dengan Bobotoh. Namun tentu hal itu tidak bisa dilakukan dengan instan alias dalam waktu cepat. Dan setidaknya, berbagai langkah sudah dilakukan untuk menghentikan permusuhan.
(ors/tya)
Suporter Persib dan Persija Segera Berdamai
Oris Riswan Budiana - detikBandung
"Untuk perdamaian, kita akan lakukan komunikasi antara Persija, Persib, Jak Mania dan Bobotoh. Mudah-mudahan bisa terjalin ke hari-hari mendatang," kata Ketum Persija Ferry Paulus kepada wartawan.
Hal itu disampaikan Ferry usai berkunjung ke rumah almarhum Rangga Cipta Nugraha di Jalan Edeng Suanda (Pasirleutik) RT 5 RW 4, Kampung Pasirleutik, Desa Padasuka, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Sabtu (9/6/2012).
Menurutnya, konsolidasi para pengurus The Jak sudah dilakukan. Hal itu sebagai penjajakan untuk perdamaian dengan bobotoh, khususnya Viking. Ke depan, setelah suasana reda, The Jak berencana menggelar pertemuan dengan Bobotoh.
Kunjungan ke rumah Rangga pun diharapkan sebagai langkah awal yang baik untuk menuju ke arah perdamaian. "Mudah-mudahan ini jadi tempat yang baik dan tidak putus sampai di sini. Ini akan terus berlanjut supaya harmonisasi antara sesama pendukung ini terus berjalan dengan baik," jelas Ferry.
Ia mengatakan, Persib dan Persija selama ini tidak bermusuhan sebagai sebuah tim. Kalaupun bertikai, itu hanya di lapangan sebagai bagian dari pertandingan. Setelah laga usai, tak ada konflik antar para pemain kedua tim.
Namun yang bermasalah justru di tingkat suporter, khususnya di tataran grass root alias akar rumput. Perdamaian antar pengurus dua kelompok suporter relatif lebih mudah dilakukan. Tapi hal itu tidak mudah dilakukan di tataran grass root. "Ini yang paling penting," cetusnya.
Meski begitu, hal itu jadi tantangan bagi kedua pihak untuk saling berdamai satu sama lain hingga ke tingkat paling bawah, tidak hanya di kalangan pengurus.
Ferry menambahkan, The Jak sendiri sebenarnya ingin berdamai dengan Bobotoh. Namun tentu hal itu tidak bisa dilakukan dengan instan alias dalam waktu cepat. Dan setidaknya, berbagai langkah sudah dilakukan untuk menghentikan permusuhan.
(ors/tya)



Sending your message
